JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa, 5 Mei 2026, dengan penguatan solid di zona hijau. Bursa Efek Indonesia mencatat IHSG naik 85,15 poin atau 1,22 persen ke level 7.057,11.
Pelaku pasar langsung merespons positif sejak awal sesi. IHSG dibuka di 6.968,57 dan bergerak stabil hingga menembus level tertinggi harian di 7.069,21. Sementara itu, indeks sempat menyentuh titik terendah di 6.921,61 sebelum kembali menguat hingga penutupan.
Saham Big Caps Dorong Penguatan IHSG
Penguatan IHSG hari ini terjadi karena aksi beli di sejumlah saham berkapitalisasi besar. Investor memburu saham perbankan, komoditas, dan energi yang kembali menarik minat pasar.
Saham perbankan seperti BBRI ikut menopang indeks seiring optimisme terhadap pertumbuhan kredit nasional. Di sisi lain, saham berbasis komoditas seperti ANTM juga mencatat kenaikan yang memperkuat sentimen positif di sektor tambang.
Pelaku pasar melihat arus masuk dana asing kembali mengalir ke bursa domestik. Kondisi ini memperkuat momentum penguatan setelah beberapa hari sebelumnya IHSG sempat bergerak fluktuatif.
Sentimen Global Ikut Menopang Pergerakan
Bursa Asia dan global juga memberikan dukungan terhadap IHSG. Indeks Nikkei 225 dan KOSPI sama-sama mencatat penguatan, sementara indeks Hang Seng ikut bergerak positif.
Kondisi ini muncul karena investor global mulai mengantisipasi stabilitas suku bunga di beberapa negara maju. Ekspektasi tersebut mendorong minat terhadap aset berisiko, termasuk saham di pasar negara berkembang seperti Indonesia.
Investor Ritel Aktif di Tengah Volatilitas
Investor ritel ikut meningkatkan transaksi harian di tengah volatilitas pasar. Mereka memanfaatkan momentum penguatan untuk masuk ke saham-saham unggulan.
Data perdagangan menunjukkan aktivitas yang merata di berbagai sektor. Investor tidak hanya fokus pada satu sektor, tetapi juga menyebar ke saham konsumer, energi, dan infrastruktur.
Analis menilai kondisi ini mencerminkan kepercayaan pasar yang mulai pulih setelah tekanan pada pekan sebelumnya.
IHSG Bertahan di Atas Level Psikologis
IHSG berhasil bertahan di atas level 7.000 yang menjadi batas psikologis penting bagi pelaku pasar. Level ini sering menjadi acuan sentimen jangka pendek di bursa.
Analis memandang posisi ini sebagai sinyal penguatan lanjutan jika arus dana asing tetap stabil. Namun, mereka tetap mengingatkan potensi koreksi teknikal setelah reli beberapa sesi terakhir.
Prospek Pasar Masih Positif Jangka Pendek
Pelaku pasar kini menunggu rilis data ekonomi domestik dan global yang berpotensi mempengaruhi arah IHSG. Investor juga mencermati kebijakan bank sentral yang dapat mengubah sentimen pasar.
Meski demikian, tren jangka pendek masih menunjukkan arah positif. Likuiditas yang terjaga dan minat beli yang kuat menjadi penopang utama pergerakan indeks.
IHSG kini memasuki fase konsolidasi di level tinggi. Pelaku pasar akan terus mengamati apakah indeks mampu menembus rekor baru atau justru kembali terkoreksi dalam beberapa sesi ke depan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









