JAKARTA – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, menyatakan sekitar 65 persen masyarakat Indonesia membutuhkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyampaikan data tersebut berdasarkan hasil survei yang lembaga lakukan.
“Alhamdulillah, berdasarkan survei, 65 persen masyarakat Indonesia membutuhkan program MBG ini,” kata Sony saat menghadiri Konsolidasi Program MBG di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (17/4/2026), dikutip dari Antara.
Sony menegaskan pemerintah perlu memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui asupan gizi yang baik. Ia menilai program MBG dapat mendorong lahirnya generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif sehingga ikut meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami datang ke sini untuk saling mengingatkan dan memastikan program MBG berjalan optimal agar kualitas SDM dan ekonomi masyarakat meningkat,” ujarnya.
BGN juga menyoroti sejumlah kendala teknis dalam pelaksanaan program di lapangan. Sony mengatakan pihaknya akan memperbaiki berbagai kekurangan secara bertahap agar pelaksanaan program semakin baik.
“Kami terus mengawasi SPPG. Jika kami menemukan pelanggaran, kami akan menonaktifkannya sementara demi perbaikan program,” tegasnya.
Sebelumnya, sejumlah temuan masalah muncul dalam pelaksanaan MBG di beberapa daerah, termasuk laporan menu yang tidak sesuai standar. BGN memastikan evaluasi berjalan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
BGN menegaskan program MBG tetap menjadi prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









