DHARMASRAYA – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kembali menggeber sektor olahraga lewat turnamen Dharmasraya Champion League (DCL) 2026. Ajang ini menjadi kompetisi sepak bola antar klub nagari terbesar di Sumatera Barat.
Sebanyak 52 klub dari seluruh Dharmasraya siap bertarung memperebutkan Piala Bupati. Panitia merancang kompetisi ini tidak hanya sebagai ajang adu skill, tetapi juga sebagai panggung lahirnya talenta muda berbakat.
Panitia membagi pertandingan ke dalam 8 zona. Total sekitar 160 laga akan berlangsung bertahap setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Setiap tim akan saling bertemu dalam sistem kompetisi penuh di fase zona.
Dua tim terbaik dari masing-masing zona akan melaju ke babak 16 besar. Selanjutnya, pertandingan masuk fase gugur hingga final yang akan berlangsung di Sport Center Koto Padang.
Kepala Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga, H. Reno Lazuardi, memastikan opening ceremony digelar pada 2 Mei 2026 di GOR Koto Padang, mulai pukul 16.00 WIB.
Pembukaan akan semakin meriah dengan penampilan kesenian Minangkabau Darak Badarak. Reno menegaskan kegiatan hiburan tersebut tidak menggunakan anggaran APBD.
“Itu murni inisiatif Ibu Bupati untuk menghibur masyarakat,” kata Reno di Pulau Punjung, Senin (13/4/2026).
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan DCL 2026 membawa misi lebih besar dari sekadar olahraga. Ia ingin turnamen ini menguatkan persatuan generasi muda sekaligus menggerakkan ekonomi warga.
“Turnamen ini jadi ruang anak muda untuk menunjukkan bakat dan menjunjung sportivitas. Kami juga dorong kegiatan ini agar menghidupkan UMKM di sekitar lokasi pertandingan,” ujar Annisa.
Panitia membuka seluruh pertandingan secara gratis untuk masyarakat. Annisa pun mengajak warga memadati lapangan setiap akhir pekan.
“Mari kita ramaikan. Jadikan ini hiburan sehat dan kebanggaan bersama,” ujarnya.
Dengan melibatkan ribuan pemain, ofisial, dan perangkat pertandingan, DCL 2026 berpotensi menjadi motor lahirnya bibit unggul sepak bola sekaligus penggerak ekonomi lokal di Dharmasraya.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









