Jay Idzes Tembus Kelas Elite Asia, Kapten Timnas Indonesia Kian Diperhitungkan di Eropa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Karier Jay Idzes di sepak bola Eropa terus menanjak. Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia itu kini masuk dalam daftar empat besar bek Asia dengan nilai pasar tertinggi setelah menjalani musim impresif bersama Sassuolo di Serie A 2025/2026.

Pencapaian tersebut menegaskan peningkatan reputasi Idzes di level internasional. Di tengah ketatnya persaingan sepak bola Eropa, pemain berusia 25 tahun itu mampu menjaga konsistensi permainan sekaligus mengukuhkan perannya sebagai salah satu pilar utama di lini pertahanan klub.

Kenaikan nilai pasar yang ia raih juga menjadi bukti bahwa pemain Indonesia mampu bersaing dengan deretan pesepak bola terbaik Asia yang saat ini memperkuat klub-klub elite Eropa.

Nilai Pasar Naik Signifikan

Performa stabil sepanjang musim membawa dampak positif terhadap valuasi Jay Idzes di pasar transfer.

Pada akhir 2025, nilai pasar pemain kelahiran Mierlo, Belanda, tersebut masih berada di angka 10 juta euro. Namun, hingga akhir Mei 2026, nilainya meningkat menjadi 14 juta euro atau naik sekitar 40 persen.

Lonjakan tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan terhadap kualitas, pengalaman, dan potensi perkembangan Idzes dalam beberapa tahun mendatang. Selain itu, angka tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai pemain Indonesia dengan nilai pasar tertinggi saat ini.

Konsistensi Jadi Faktor Utama

Tidak banyak pemain yang mampu menjaga performa sepanjang musim di kompetisi seketat Serie A. Namun, Idzes berhasil melakukannya.

Sepanjang musim 2025/2026, ia tampil dalam 35 pertandingan bersama Sassuolo dan hanya melewatkan tiga laga. Statistik tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Idzes dalam skema permainan tim.

Selain tangguh saat mengawal pertahanan, ia juga memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik. Kemampuan distribusi bola dari lini belakang menjadi nilai tambah yang membuatnya semakin dipercaya pelatih.

Baca Juga :  Bebas Pasportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Kembali Tampil di Liga Belanda

Berkat kontribusi tersebut, banyak pengamat menilai kenaikan nilai pasar Idzes sangat sesuai dengan performa yang ia tunjukkan sepanjang musim.

Bersaing dengan Nama-Nama Besar Asia

Meski mencatat kenaikan yang signifikan, Jay Idzes masih menghadapi persaingan dari sejumlah bek elite Asia yang bermain di klub-klub papan atas Eropa.

Posisi pertama ditempati bek Uzbekistan, Abdulkodir Khusanov, yang memperkuat Manchester City dengan nilai pasar mencapai 35 juta euro.

Di urutan kedua terdapat Kim Min Jae dari Korea Selatan. Bek Bayern Munich itu memiliki nilai pasar sebesar 20 juta euro.

Sementara posisi ketiga menjadi milik Hiroki Ito. Bek asal Jepang yang juga bermain untuk Bayern Munich tersebut memiliki nilai pasar 18 juta euro.

Jay Idzes berada di peringkat keempat dengan nilai pasar 14 juta euro, sedangkan posisi kelima ditempati bek Jepang Ko Itakura yang membela Borussia Monchengladbach dengan nilai pasar 12 juta euro.

Masuknya nama Idzes dalam daftar tersebut menunjukkan bahwa ia kini sejajar dengan para bek terbaik Asia yang tampil di level tertinggi sepak bola Eropa.

Dampak Besar untuk Timnas Indonesia

Peningkatan nilai pasar Idzes tidak hanya menjadi kabar baik bagi sang pemain, tetapi juga bagi Timnas Indonesia.

Sebagai kapten tim, Idzes menghadirkan pengalaman, kepemimpinan, dan kualitas yang sangat dibutuhkan skuad Garuda dalam menghadapi berbagai kompetisi internasional.

Keberhasilannya menembus persaingan di Eropa juga memberikan inspirasi bagi pemain muda Indonesia yang ingin mengikuti jejaknya. Karier Idzes membuktikan bahwa kerja keras, konsistensi, dan kesempatan bermain di lingkungan kompetitif dapat membuka jalan menuju level tertinggi sepak bola dunia.

Peluang Terus Meningkat

Dengan usia yang masih berada dalam fase emas seorang bek tengah, peluang Jay Idzes untuk meningkatkan nilai pasarnya masih terbuka lebar.

Baca Juga :  Persaingan Papan Atas Serie A Makin Ketat: AC Milan Menang, Juventus Ditahan Jay Idzes Cs

Jika ia mampu mempertahankan performa bersama Sassuolo atau mendapatkan kesempatan bergabung dengan klub yang lebih besar, nilai pasar 14 juta euro berpotensi kembali meningkat dalam beberapa musim mendatang.

Selain faktor klub, penampilan bersama Timnas Indonesia pada ajang internasional juga dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan valuasinya.

Tren positif yang terus berlanjut membuat Jay Idzes kini tidak hanya menjadi andalan Timnas Indonesia, tetapi juga salah satu bek Asia yang mulai mendapat perhatian lebih luas di kancah sepak bola Eropa.

Daftar 5 Bek Asia dengan Nilai Pasar Tertinggi 2026

1. Abdulkodir Khusanov (Manchester City) – 35 juta euro

2. Kim Min Jae (Bayern Munich) – 20 juta euro

3. Hiroki Ito (Bayern Munich) – 18 juta euro

4. Jay Idzes (Sassuolo) – 14 juta euro

5. Ko Itakura (Borussia Monchengladbach) – 12 juta euro

FAQ

Mengapa nilai pasar Jay Idzes meningkat?

Nilai pasar Jay Idzes meningkat karena ia tampil konsisten sepanjang musim bersama Sassuolo dan menjadi salah satu pemain utama di lini pertahanan klub.

Berapa nilai pasar terbaru Jay Idzes?

Per akhir Mei 2026, nilai pasar Jay Idzes mencapai 14 juta euro.

Siapa bek Asia dengan nilai pasar tertinggi saat ini?

Abdulkodir Khusanov dari Manchester City menempati posisi pertama dengan nilai pasar 35 juta euro.

Apakah Jay Idzes menjadi pemain Indonesia dengan nilai pasar tertinggi?

Ya. Saat ini Jay Idzes berstatus sebagai pemain Indonesia dengan nilai pasar tertinggi berdasarkan data pasar transfer terbaru.

Apakah nilai pasar Jay Idzes masih berpotensi naik?

Ya. Usianya masih 25 tahun dan ia terus menunjukkan perkembangan positif di kompetisi Eropa.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Veda Ega Lolos Drama Lap Akhir, Finis Kedelapan di Moto3 Italia
FE Cup 2 Regional Sumatera Resmi Dimulai, Geliat Ekonomi dan Talenta Muda Jadi Sorotan
Final Liga Champions PSG vs Arsenal: Pertarungan Serangan Terkuat dan Pertahanan Tertangguh di Budapest
Dari Klub Kasta Empat ke Liga Champions, Como 1907 Disulap Pengusaha Indonesia Jadi Ikon Wisata Elite Italia
Thom Haye Menangis di Tengah Pesta Juara Persib, Pengakuannya Setelah Musim Penuh Tekanan Jadi Sorotan
Persib Juara Liga 1 2025/2026, Drama Degradasi Persis Solo dan 2 Klub Lain di Akhir Musim
Jay Idzes Jadi Tembok Kokoh Sassuolo, Absensi Bikin Lini Belakang Runtuh
Wali Kota Cup 2026 di Sungai Penuh Jadi Sorotan, Alfin Tekankan Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00 WIB

Jay Idzes Tembus Kelas Elite Asia, Kapten Timnas Indonesia Kian Diperhitungkan di Eropa

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:00 WIB

Veda Ega Lolos Drama Lap Akhir, Finis Kedelapan di Moto3 Italia

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:00 WIB

FE Cup 2 Regional Sumatera Resmi Dimulai, Geliat Ekonomi dan Talenta Muda Jadi Sorotan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:59 WIB

Final Liga Champions PSG vs Arsenal: Pertarungan Serangan Terkuat dan Pertahanan Tertangguh di Budapest

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:00 WIB

Dari Klub Kasta Empat ke Liga Champions, Como 1907 Disulap Pengusaha Indonesia Jadi Ikon Wisata Elite Italia

Berita Terbaru