DCL 2026: 11 Tim Sudah Lolos, Lima Tiket Babak 16 Besar Masih Diperebutkan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

DHARMASRAYA – Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 memasuki pekan paling menentukan. Babak penyisihan grup tinggal menyisakan satu rangkaian pertandingan. Sebanyak 11 tim sudah mengamankan tempat di babak 16 besar, sedangkan lima tiket lainnya masih menjadi incaran sejumlah tim di empat zona.

Persaingan menuju fase gugur pun semakin ketat. Beberapa tim cukup meraih hasil imbang untuk melangkah ke babak berikutnya. Sebaliknya, tim lain harus memenangkan laga terakhir agar peluang lolos tetap terbuka. Bahkan, sebagian kontestan juga masih bergantung pada hasil pertandingan tim lain.

Karena itu, seluruh pertandingan pekan terakhir bakal menghadirkan tensi tinggi. Setiap gol, poin, hingga catatan pertemuan antar tim berpotensi mengubah posisi klasemen sekaligus menentukan siapa yang berhak melanjutkan perjalanan ke babak 16 besar.

Sebelas Tim Sudah Mengunci Tiket

Hingga pekan ketujuh berakhir, sebelas tim berhasil mengamankan tiket ke babak gugur.

Daftar tersebut meliputi PS Koto Nan IV Dibawuah dari Zona 1, PS Tabek dan PS Timpeh dari Zona 3, Sipangkur dari Zona 4, Koto Padang FC dan Tiumang FC dari Zona 5, Sialang Gaung FC serta Koto Baru FC dari Zona 6, Kurnia Selatan FC dari Zona 7, kemudian PS Sungai Rumbai dan PS Alahan Nan Tigo dari Zona 8.

Sementara itu, Zona 1, Zona 2, Zona 4, dan Zona 7 masih menyisakan persaingan untuk memperebutkan lima tiket terakhir.

Zona 1: Empat Tim Saling Sikut

PS Koto Nan IV Dibawuah mengakhiri seluruh pertandingan dengan koleksi 11 poin. Tim tersebut sekaligus mengunci posisi puncak klasemen setelah membungkam Lubuk Karak dengan skor 5-0.

Di bawahnya, Gunung Selasih, Silago, Sungai Kambut, dan Banai masih menjaga peluang lolos. Gunung Selasih dan Silago sama-sama mengoleksi enam poin, Sungai Kambut mengantongi lima poin, sedangkan Banai mengumpulkan empat poin.

Keempat tim itu masih memiliki satu pertandingan. Oleh sebab itu, seluruh peluang masih terbuka hingga peluit akhir pekan terakhir berbunyi.

Sebaliknya, Lubuk Karak menutup kompetisi sebagai penghuni dasar klasemen.

Zona 2: Persaingan Paling Ketat

Zona 2 menghadirkan persaingan paling sengit karena belum ada satu pun tim yang mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Sikabau Raya memimpin klasemen dengan 10 poin. Namun, tim tersebut sudah menuntaskan seluruh pertandingan sehingga harus menunggu hasil laga pesaing.

Di sisi lain, Gunung Medan, Siguntur FC, dan Sungai Dareh sama-sama mengoleksi tujuh poin. Ketiga tim itu masih menyimpan satu pertandingan sehingga peluang mereka tetap terbuka.

Baca Juga :  Bukan Pebulu Tangkis, Ini Sosok Indonesia yang Paling Dekat dengan An Se Young

Selain itu, aturan head-to-head berpotensi menentukan klasemen akhir apabila beberapa tim mengakhiri fase grup dengan poin yang sama.

Gunung Medan unggul head-to-head atas Sikabau Raya. Siguntur FC mengungguli Gunung Medan, sedangkan Sikabau Raya lebih baik saat menghadapi Sungai Dareh.

Karena itu, panitia lebih dahulu menghitung rekor pertemuan sebelum melihat selisih gol.

Laga Sungai Dareh melawan Siguntur pada Minggu (19/7) menjadi partai paling krusial. Tim pemenang menjaga asa menuju babak 16 besar. Sebaliknya, tim yang kalah langsung mengakhiri perjalanan di DCL 2026.

Meski sudah kehilangan peluang, IV Koto Pulau Punjung dan Tebing Tinggi tetap berpeluang memengaruhi persaingan lewat hasil pertandingan terakhir.

Zona 3 Tuntaskan Persaingan Lebih Awal

Zona 3 menjadi grup pertama yang menyelesaikan seluruh pertandingan.

PS Tabek memastikan tiket setelah mengalahkan Taratak Tinggi. Setelah itu, PS Timpeh menyusul berkat hasil imbang saat menghadapi Ranah Palabi.

Sementara itu, Ranah Palabi, Sungai Duo, Sitiung, Panyubarangan, dan Taratak Tinggi harus menghentikan langkah mereka pada fase grup.

Zona 4: Sungai Langkok Tentukan Nasib Sendiri

Sipangkur menutup fase grup dengan 12 poin sekaligus mengamankan tiket pertama dari Zona 4.

Berbeda dengan Sipangkur, Batu Rijal harus menunggu hasil pertandingan lain. Tim tersebut juga mengoleksi 12 poin, tetapi sudah menuntaskan seluruh laga.

Kini Sungai Langkok memegang kendali penuh. Tim itu mengumpulkan 11 poin dan hanya membutuhkan hasil imbang saat menghadapi Padang Laweh.

Jika Sungai Langkok meraih satu poin, jumlah poin mereka akan menyamai Batu Rijal. Karena kedua tim mencatat hasil imbang pada pertemuan langsung, panitia akan menghitung selisih gol. Saat ini, Sungai Langkok unggul dalam aspek tersebut.

Dengan kondisi itu, Batu Rijal hanya bisa melaju apabila Sungai Langkok menelan kekalahan.

Zona 5 Beres Lebih Cepat

Koto Padang FC dan Tiumang FC tampil konsisten sepanjang fase grup. Keduanya sama-sama mengoleksi 14 poin sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Padukuan masih memiliki satu pertandingan. Namun, tim itu hanya mampu mengumpulkan maksimal 13 poin sehingga gagal mengejar dua tim teratas.

Adapun Pulau Mainan, Simalidu, Koto Salak, dan Ampalu harus mengakhiri perjalanan mereka.

Zona 6 Sudah Memiliki Dua Wakil

Sialang Gaung FC lebih dulu memastikan tiket ke babak gugur.

Selanjutnya, Koto Baru FC mengikuti langkah tersebut setelah Ampang Kuranji mengalahkan Koto Laweh dengan skor 2-0.

Baca Juga :  Shayne Pattynama Kecewa Absen Bela Timnas Indonesia

Koto Baru mengumpulkan sembilan poin. Jumlah itu sudah cukup untuk mengamankan posisi dua besar karena Koto Ranah, Ampang Kuranji, dan Koto Laweh hanya mampu meraih maksimal tujuh poin.

Kini dua pertandingan tersisa hanya menentukan juara grup.

Zona 7 Masih Buka Banyak Peluang

Kurnia Selatan FC lebih dahulu mengamankan tiket dari Zona 7.

Sementara itu, Kurnia Koto Salak, Bonjol, Abai Siat, dan Koto Gadang masih bersaing memperebutkan satu tiket terakhir.

Kurnia Koto Salak memimpin persaingan dengan enam poin. Bonjol membayangi dengan lima poin. Adapun Abai Siat dan Koto Gadang wajib meraih kemenangan sekaligus berharap hasil pertandingan lain menguntungkan mereka.

Zona 8 Lengkapi Wakil Babak Gugur

PS Sungai Rumbai lebih dulu memastikan langkah ke babak 16 besar.

Kemudian, PS Alahan Nan Tigo menyusul setelah mengalahkan Sungai Rumbai Timur.

Sebaliknya, Sungai Limau, Sungai Rumbai Timur, Lubuk Besar, dan Sinamar harus mengakhiri perjalanan pada fase grup.

Pekan Terakhir Siap Hadirkan Drama

Empat zona masih menyimpan persaingan hingga laga terakhir. Zona 2 menjadi pusat perhatian karena seluruh tim papan atas masih memiliki peluang lolos. Selain itu, Zona 1 juga menghadirkan persaingan empat tim untuk satu tiket.

Di sisi lain, Sungai Langkok membawa nasib sendiri di Zona 4. Sementara itu, empat tim di Zona 7 masih terus memburu satu tempat tersisa.

Oleh karena itu, pekan terakhir DCL 2026 bakal menghadirkan pertandingan penuh drama. Sebagian tim cukup mengamankan satu poin. Sebagian lainnya wajib menang. Bahkan, beberapa tim juga harus berharap hasil pertandingan lain sesuai harapan.

Seluruh pertandingan itu akhirnya akan melengkapi daftar 16 tim terbaik yang siap bersaing pada babak gugur DCL 2026.

FAQ

Kapan babak penyisihan DCL 2026 berakhir?

Babak penyisihan grup menyisakan satu pekan pertandingan sebelum babak 16 besar dimulai.

Berapa tim yang sudah lolos ke babak 16 besar?

Sebanyak 11 tim sudah mengunci tiket ke fase gugur.

Zona mana yang masih menyisakan persaingan?

Zona 1, Zona 2, Zona 4, dan Zona 7 masih memperebutkan lima tiket terakhir.

Mengapa Zona 2 menjadi perhatian utama?

Seluruh tim papan atas masih memiliki peluang lolos sehingga hasil laga terakhir akan menentukan dua wakil zona tersebut.

Berapa tiket babak 16 besar yang belum memiliki pemilik?

Masih ada lima tiket yang akan ditentukan pada pekan terakhir babak penyisihan.(Tim)

Berita Terkait

Mbappe Pecahkan Jarak! Top Skor Piala Dunia 2026 Kini 10 Gol, Messi Andalkan Final
HaloPUSPAGA Resmi Hadir di Dharmasraya, Kini Konsultasi Keluarga Cukup Lewat Ponsel
Bupati Annisa Pecah Kebuntuan Anggaran, Dana CSR Rp31,55 Miliar Sulap Infrastruktur Dharmasraya Melaju
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Siapa Jadi Juara?
Seleksi Pimpinan BAZNAS Dharmasraya 2026 Dibuka, Pendaftaran hingga 4 Agustus
Spanyol Tampil Superior, Bungkam Prancis 2-0 dan Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Bupati Annisa Tantang PCNU Dharmasraya Buktikan Kerja Nyata, Sinergi untuk Jawab Tantangan Daerah
Semifinal Piala Dunia 2026: Argentina vs Inggris Panaskan Perebutan Tiket Final
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:19 WIB

Mbappe Pecahkan Jarak! Top Skor Piala Dunia 2026 Kini 10 Gol, Messi Andalkan Final

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:07 WIB

HaloPUSPAGA Resmi Hadir di Dharmasraya, Kini Konsultasi Keluarga Cukup Lewat Ponsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bupati Annisa Pecah Kebuntuan Anggaran, Dana CSR Rp31,55 Miliar Sulap Infrastruktur Dharmasraya Melaju

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:00 WIB

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Siapa Jadi Juara?

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:00 WIB

Seleksi Pimpinan BAZNAS Dharmasraya 2026 Dibuka, Pendaftaran hingga 4 Agustus

Berita Terbaru