FE Cup 2 Regional Sumatera Resmi Dimulai, Geliat Ekonomi dan Talenta Muda Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SOLOK – Atmosfer Stadion Marahadin, Kota Solok, berubah semarak pada Sabtu (30/5/2026) ketika Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membuka langsung Turnamen Sepak Bola FE Cup 2 Regional Sumatera. Sebanyak 32 klub dari Sumatera Barat, Jambi, Riau, dan Sumatera Utara langsung menandai dimulainya kompetisi bergengsi tingkat regional tersebut.

Ajang ini tidak hanya menghadirkan persaingan antar tim, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi di Kota Solok. Ribuan penonton yang mulai berdatangan memicu perputaran usaha di sektor kuliner, transportasi, hingga penginapan sejak hari pertama turnamen bergulir.

Gubernur Mahyeldi menilai FE Cup 2 membuka ruang lebih luas bagi kolaborasi daerah dan perantau. Ia juga menyoroti kontribusi besar perantau Solok, Fadlul Efendi, yang kembali menginisiasi kegiatan berskala regional ini.

Perantau Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Mahyeldi menegaskan bahwa hubungan ranah dan rantau terus menjadi kekuatan utama pembangunan Sumatera Barat. Ia melihat FE Cup 2 sebagai contoh konkret bagaimana perantau berperan langsung dalam pembangunan daerah melalui jalur olahraga dan ekonomi kreatif.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi khusus kepada inisiator kegiatan.

“Kami sangat mengapresiasi peran Pak Fadlul Efendi dalam membangun daerah. Ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat tapi juga menjadi stimulus pergerakan ekonomi daerah, terima kasih pak,”ujar Gubernur Mahyeldi

Baca Juga :  Jung Ho-young Jadi Rebutan Klub V-League Korea Selatan

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keterlibatan perantau dalam pembangunan daerah melalui investasi dan kegiatan produktif lainnya.

“Hubungan antara ranah dan rantau harus terus diperkuat. Kontribusi perantau sangat besar bagi pembangunan Sumatera Barat. Karena itu, dalam setiap kesempatan saya selalu mengajak para perantau untuk ikut berinvestasi dan berkontribusi bagi daerah,” katanya.

Solok Rasakan Dampak Langsung dari Turnamen

Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra melihat langsung dampak ekonomi dari penyelenggaraan FE Cup sejak tahun sebelumnya. Ia mencatat peningkatan aktivitas masyarakat, terutama di sektor UMKM yang ikut meramaikan area pertandingan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara yang kembali menghadirkan turnamen ini di Solok Raya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Fadlul Efendi dan keluarga yang kembali menghadirkan event sepak bola berskala regional ini. Kegiatan ini sangat membantu promosi Kota Solok dan berdampak langsung terhadap kebangkitan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM,” ujar Ramadhani.

Menurutnya, FE Cup 2 kini berkembang menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Solok Raya. Turnamen ini tidak hanya menyajikan pertandingan antar klub, tetapi juga membuka ruang pembinaan atlet muda dari berbagai provinsi di Sumatera.

Baca Juga :  Sekda Alpian Ungkap Kunci Pembangunan Sungai Penuh, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Baru

FE Cup 2 Jadi Magnet Baru Olahraga dan Ekonomi

Penyelenggaraan FE Cup 2 memperkuat posisi Kota Solok sebagai salah satu pusat sport tourism di Sumatera Barat. Ribuan pengunjung yang datang setiap pertandingan menciptakan efek berantai bagi pedagang kecil, pemilik penginapan, hingga pelaku jasa transportasi lokal.

Selain itu, kompetisi ini juga mempertemukan talenta muda dari empat provinsi sehingga membuka peluang scouting dan pengembangan pemain ke level yang lebih tinggi.

FAQ

1. Apa itu FE Cup 2 Regional Sumatera?

FE Cup 2 merupakan turnamen sepak bola regional yang melibatkan 32 klub dari empat provinsi di Pulau Sumatera.

2. Di mana turnamen ini berlangsung?

Turnamen digelar di Stadion Marahadin, Kota Solok, Sumatera Barat.

3. Siapa yang membuka acara ini?

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membuka langsung turnamen tersebut.

4. Apa dampak utama turnamen bagi daerah?

Turnamen ini menggerakkan ekonomi lokal, khususnya UMKM, kuliner, transportasi, dan sektor penginapan.

5. Kapan FE Cup 2 berlangsung?

Turnamen berlangsung hingga 1 Juli 2026.

Penulis : Al Amsori

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Sabet 58 Medali, SMI Unit PLN Sungai Penuh Juara Umum Piala Kemenpora 2026
SMI Unit PLN Sungai Penuh Raih 17 Medali di Kejuaraan Kemenpora 2026, Sopian Anwar Emban Amanah Dewan Guru Jambi
Dilepas Kepala Disporabudpar, Atlet SMI Sungai Penuh Berburu Prestasi di Kejurnas Jakarta
Floorball Dharmasraya Rebut Emas Porprov Sumbar, Annisa Turun Langsung Beri Dukungan
Bupati Annisa Jadi Sorotan di Porprov Sumbar, Akuatik Dharmasraya Raih 13 Medali
Akuatik Dharmasraya Menggila di Hari Pertama Porprov XVI Sumbar, 4 Medali Langsung Dibawa Pulang
Tiga Fighter Polres Kerinci Bikin Gebrakan di Kapolda Fighter Match 2026
8 Tahun Menanti, Porprov XVI Sumbar Kembali, 8.794 Atlet Siap Adu Prestasi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Sabet 58 Medali, SMI Unit PLN Sungai Penuh Juara Umum Piala Kemenpora 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:30 WIB

SMI Unit PLN Sungai Penuh Raih 17 Medali di Kejuaraan Kemenpora 2026, Sopian Anwar Emban Amanah Dewan Guru Jambi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Dilepas Kepala Disporabudpar, Atlet SMI Sungai Penuh Berburu Prestasi di Kejurnas Jakarta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Floorball Dharmasraya Rebut Emas Porprov Sumbar, Annisa Turun Langsung Beri Dukungan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Bupati Annisa Jadi Sorotan di Porprov Sumbar, Akuatik Dharmasraya Raih 13 Medali

Berita Terbaru

Sungai Penuh

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui, Sistem Buka Tutup

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:57 WIB

Oplus_0

Sungai Penuh

Longsor Sako, Jalur Sungai Penuh–Tapan Lumpuh Total

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:27 WIB