KERINCI – Tiga personel Polres Kerinci mencuri perhatian lewat penampilan mereka dalam ajang Kapolda Fighter Match 2026 di GOR Kota Baru, Jambi, Jumat (3/10/2026). Ketiganya berhasil meraih kemenangan setelah melewati pertandingan pada kategori masing-masing.
Prestasi tersebut menunjukkan kemampuan anggota Polres Kerinci dalam mengembangkan bakat olahraga bela diri. Di luar tugas menjaga keamanan masyarakat, mereka juga terus mengasah kemampuan fisik, teknik, serta mental melalui latihan.
Tiga personel itu yakni Bripda Muhammad Fadil, Bripda Ram Depar Yanto, dan Bripda Agus Tri Nanda. Mereka tampil percaya diri dan menjaga fokus sepanjang pertandingan hingga mampu mengatasi lawan pada kategori masing-masing.
Tiga Fighter Kerinci Andalkan Latihan dan Mental
Ketiga fighter Polres Kerinci menyiapkan diri melalui latihan intensif sebelum mengikuti kompetisi. Mereka memadukan latihan teknik dengan pembentukan fisik dan mental agar mampu menghadapi tekanan selama pertandingan.
Selain itu, disiplin menjadi modal penting bagi para personel. Mereka harus menjaga stamina sekaligus mempertahankan konsentrasi ketika menghadapi lawan di atas arena.
Hasilnya, ketiga anggota tersebut mampu menunjukkan performa maksimal. Mereka juga memperlihatkan semangat kompetisi dan sportivitas sepanjang turnamen.
AKP Feisal Pimpin Tim Fighter Polres Kerinci
Kasi Propam Polres Kerinci, AKP Feisal, S.H., M.H., memimpin tim sebagai manajer. Sementara itu, Bripka Addy Aswara menjalankan tugas sebagai ketua tim fighter.
Keduanya mengawal persiapan para personel sejak sebelum pertandingan. Dukungan tersebut membantu para fighter menjaga kesiapan sekaligus fokus menghadapi setiap lawan.
Karena itu, kerja tim tidak hanya mengandalkan kemampuan individu. Persiapan, arahan manajemen, disiplin latihan, dan kekompakan turut menopang penampilan tiga personel di arena.
Prestasi Polres Kerinci Makin Berwarna
Kemenangan tiga personel tersebut menambah catatan positif Polres Kerinci dalam bidang olahraga. Prestasi itu sekaligus menunjukkan bahwa anggota kepolisian dapat mengembangkan potensi melalui kegiatan yang membangun kemampuan dan karakter.
Selain menjalankan tugas kedinasan, personel memiliki ruang untuk menyalurkan bakat melalui olahraga. Bela diri juga dapat membantu anggota menjaga kebugaran sekaligus meningkatkan ketangguhan mental.
Manajemen tim pun mengapresiasi kerja keras dan sportivitas yang ditunjukkan para fighter selama kompetisi. Mereka menilai semangat para personel layak menjadi motivasi bagi anggota lainnya.
Jadi Motivasi bagi Personel Lain
Capaian Bripda Muhammad Fadil, Bripda Ram Depar Yanto, dan Bripda Agus Tri Nanda dapat mendorong personel Polres Kerinci lainnya untuk mengembangkan kemampuan di bidang olahraga.
Apalagi, kompetisi seperti Kapolda Fighter Match memberi ruang bagi anggota untuk menguji kemampuan dalam suasana pertandingan yang kompetitif. Dari arena tersebut, personel dapat belajar menjaga disiplin, mengendalikan emosi, dan menghormati lawan.
Dengan demikian, prestasi olahraga tidak hanya menghadirkan kemenangan. Kegiatan tersebut juga dapat memperkuat karakter, kebugaran, dan semangat kompetitif anggota kepolisian.
Bawa Nama Polres Kerinci ke Level Polda Jambi
Keberhasilan tiga fighter itu turut mengangkat nama Polres Kerinci dalam ajang olahraga bela diri tingkat Polda Jambi. Mereka menunjukkan bahwa personel dari daerah juga mampu bersaing dalam kompetisi dengan peserta dari berbagai satuan.
Selanjutnya, capaian tersebut dapat menjadi pemacu bagi Polres Kerinci untuk terus mendukung kegiatan olahraga di lingkungan kepolisian. Semakin banyak personel mengembangkan bakat, semakin besar pula peluang munculnya prestasi baru.
FAQ
Siapa saja personel Polres Kerinci yang meraih kemenangan?
Tiga personel tersebut yaitu Bripda Muhammad Fadil, Bripda Ram Depar Yanto, dan Bripda Agus Tri Nanda.
Kapan Kapolda Fighter Match 2026 berlangsung?
Kapolda Fighter Match 2026 berlangsung pada Jumat, 3 Oktober 2026, di GOR Kota Baru, Jambi.
Siapa yang memimpin tim fighter Polres Kerinci?
AKP Feisal, S.H., M.H., selaku Kasi Propam Polres Kerinci, memimpin tim sebagai manajer. Sementara itu, Bripka Addy Aswara bertugas sebagai ketua tim fighter.
Apa yang menjadi modal utama tiga fighter Polres Kerinci?
Mereka mengandalkan latihan intensif, disiplin, kemampuan teknik, kebugaran fisik, dan mental bertanding untuk menghadapi lawan.
Apa arti prestasi ini bagi Polres Kerinci?
Prestasi tersebut menambah catatan positif Polres Kerinci dalam olahraga bela diri sekaligus mendorong personel lain untuk mengembangkan bakat dan meraih prestasi.(Tim)









