Bayi di Kampar Riau Bernama Ali Khamenei, Kedubes Iran Datang Beri Apresiasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAU – Warga Kabupaten Kampar, Riau, memberikan nama Ali Khamenei kepada bayi mereka. Keputusan itu menarik perhatian publik hingga perwakilan Kedutaan Besar Iran datang langsung ke rumah keluarga.

Ayah bayi, AP (51), mengaku tidak menyangka keputusan tersebut membawa tamu istimewa. Ia menyebut Kedubes Iran menyampaikan apresiasi atas pemberian nama itu.

“Kemarin perwakilan Kedubes Iran datang bertamu ke rumah kami. Mereka menyampaikan apresiasi pemberian nama bayi kami Ali Khamenei,” kata AP saat dihubungi, Rabu (8/4/2026).

Kunjungan itu menjadi momen tak terduga bagi keluarga. AP mengatakan Kedubes Iran menunjukkan rasa bangga dan membahas pemberitaan tersebut di media Iran.

Baca Juga :  Sosok Ayatollah Arafi, Pemimpin Sementara Iran

“Ini suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.

Punya Makna dan Harapan Besar

AP menegaskan keluarga tidak sembarangan memilih nama tersebut. Ia sudah meminta izin kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi.

Ia berharap nama itu menjadi doa agar anaknya tumbuh menjadi sosok besar di masa depan.

“Tujuan kami agar anak kami menjadi ulama dan pemimpin besar seperti Ali Khamenei,” kata AP.

Baca Juga :  Brimob Kalimantan Timur Perketat Patroli di Balikpapan Usai Lebaran

Sosok Ali Khamenei

Nama Ali Khamenei merujuk pada pemimpin tertinggi Iran yang telah berkuasa selama lebih dari tiga dekade. Ia memiliki pengaruh besar dalam arah politik dan kebijakan negara tersebut.

Nama Khamenei menarik perhatian dunia setelah kabar kematiannya dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026. Peristiwa itu memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Sejak saat itu, kawasan tersebut terus mengalami eskalasi konflik dan kekhawatiran akan meluasnya perang.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

BGN Ungkap 65% Warga RI Butuh MBG, Ini Fokus Perbaikan
Brimob Gelar Latpraops Amole 2026, 415 Personel Siap Amankan Freeport
Peserta PBI BPJS Nonaktif Tetap Bisa Berobat, DPR dan Pemerintah Sepakat
Guru PPPK Usul Gaji Rp40 Juta, DPR: Ideal untuk Profesionalisme
Jaksa Agung Copot Kajari Karo Dante Rajagukguk
Prabowo Perintahkan Penertiban Dapur SPPG Tak Sesuai Juknis
Wamensos Ajak Bank Mandiri Terlibat Aktif Entaskan Kemiskinan
MK Tetapkan BPK Satu-satunya Penghitung Kerugian Negara, KPK Buka Suara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:00 WIB

BGN Ungkap 65% Warga RI Butuh MBG, Ini Fokus Perbaikan

Sabtu, 18 April 2026 - 04:00 WIB

Brimob Gelar Latpraops Amole 2026, 415 Personel Siap Amankan Freeport

Kamis, 16 April 2026 - 11:45 WIB

Peserta PBI BPJS Nonaktif Tetap Bisa Berobat, DPR dan Pemerintah Sepakat

Selasa, 14 April 2026 - 19:00 WIB

Guru PPPK Usul Gaji Rp40 Juta, DPR: Ideal untuk Profesionalisme

Selasa, 14 April 2026 - 07:00 WIB

Jaksa Agung Copot Kajari Karo Dante Rajagukguk

Berita Terbaru