538 Lulusan IAIN Kerinci Ukir Momen Bersejarah, Gerbang Menuju UIN Mulai Terbuka

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci kembali menandai perkembangan besar dalam dunia pendidikan tinggi di Kerinci. Sebanyak 538 mahasiswa resmi menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar akademik setelah mengikuti Wisuda Program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) ke-XII di Aula Perpustakaan Digital Gedung SBSN, Kamis (18/6/2026).

Wisuda tersebut menjadi momen penting bagi para lulusan sekaligus memperlihatkan arah baru perjalanan IAIN Kerinci. Kampus ini terus memperkuat kualitas akademik, memperluas jenjang pendidikan, serta mempersiapkan perubahan status menuju Universitas Islam Negeri (UIN).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 427 lulusan berasal dari jenjang sarjana, sedangkan 111 lainnya menyelesaikan pendidikan pascasarjana. Angka itu menunjukkan peningkatan peran IAIN Kerinci dalam menyediakan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kerinci dan daerah sekitar.

Rektor Dorong Alumni Bawa Nama Baik Kampus

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang berhasil menyelesaikan proses studi. Ia berharap para alumni mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama berada di kampus untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Jafar, keberhasilan wisuda bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial.

Selain memberikan pesan kepada wisudawan, Jafar juga menjelaskan perkembangan rencana transformasi kelembagaan IAIN Kerinci menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Ia menyebut kampus telah mengikuti tahapan evaluasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia pada 4 Juni 2026.

“Hasil sementara menunjukkan IAIN Kerinci termasuk lima dari 15 perguruan tinggi yang memenuhi syarat untuk diajukan ke Kementerian PAN-RB. Kami berharap proses ini berjalan lancar sehingga paling lambat pada 2027 atau awal 2028 IAIN Kerinci sudah resmi menjadi UIN,” ujarnya.

Baca Juga :  PT KMH Bangun Pagar SDN 67 Lubuk Paku Lewat CSR, Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan Siswa

Ia menambahkan, perubahan status tersebut akan membuka peluang lebih besar bagi pengembangan institusi, peningkatan mutu pendidikan, serta perluasan program akademik.

Siapkan Pendidikan Tingkat Doktor

Selain mempersiapkan perubahan status menjadi UIN, IAIN Kerinci juga mulai memperkuat fondasi akademik dengan menghadirkan program doktoral (S3).

Tahun ini, kampus tersebut menyiapkan dua program doktoral perdana, yaitu Program Studi Islam dan Program Studi Pendidikan Agama Islam. Kehadiran jenjang tersebut menjadi langkah baru untuk memberikan ruang bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan hingga tingkat tertinggi.

Jafar menjelaskan, Program Studi Islam memiliki cakupan kajian yang luas. Program itu dapat mengakomodasi berbagai bidang keilmuan seperti hukum, ekonomi, sosial, serta kajian keagamaan.

“Kami mengajak para alumni dan mahasiswa pascasarjana untuk melanjutkan studi pada program doktoral yang akan segera dibuka. Ini menjadi langkah penting dalam pengembangan akademik IAIN Kerinci ke depan,” katanya.

Pemerintah Daerah Minta Lulusan Siap Hadapi Perubahan

Bupati Kerinci, Monadi, yang hadir dalam kegiatan wisuda tersebut, meminta para lulusan terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di tengah perubahan zaman.

Menurutnya, dunia saat ini membutuhkan generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu membangun kolaborasi serta menghadirkan solusi bagi masyarakat.

“Saya berharap para lulusan dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi pembangunan daerah dan kemajuan Kabupaten Kerinci,” ujarnya.

Baca Juga :  Kampus Baru 3 Tahun Pecahkan Rekor Nasional Desain Industri, Ungguli PTN Ternama

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menilai wisuda menjadi bukti perjuangan panjang mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi.

Ia menyebut lulusan IAIN Kerinci memiliki modal penting untuk menghadapi perkembangan teknologi dan era digital yang terus bergerak cepat.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh terus menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama, salah satunya melalui Program Beasiswa JUARA,” kata Alfin.

IAIN Kerinci Perkuat Arah Menuju Kampus Lebih Besar

Melalui wisuda angkatan XII, IAIN Kerinci menunjukkan komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas kontribusi akademik di wilayah Kerinci serta Sungai Penuh.

Transformasi menuju UIN, pembukaan program doktoral, dan peningkatan kualitas lulusan menjadi bagian dari strategi kampus untuk menghadapi kebutuhan pendidikan masa depan.

Dengan langkah tersebut, IAIN Kerinci berupaya memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi Islam yang mampu melahirkan generasi berilmu, adaptif, dan siap memberikan dampak positif bagi masyarakat.

FAQ

1. Berapa jumlah mahasiswa yang mengikuti Wisuda IAIN Kerinci 2026?

Sebanyak 538 mahasiswa mengikuti wisuda Program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) ke-XII.

2. Kapan IAIN Kerinci ditargetkan berubah menjadi UIN?

IAIN Kerinci menargetkan perubahan status menjadi UIN paling lambat pada 2027 atau awal 2028.

3. Program doktoral apa yang akan dibuka IAIN Kerinci?

IAIN Kerinci menyiapkan Program Studi Islam dan Program Studi Pendidikan Agama Islam untuk jenjang doktoral.(Tim)

Berita Terkait

Pemkab Solok Selatan Salurkan 26.912 Seragam Sekolah Gratis
Bukan Sekadar Rak Buku, 56 Sekolah SD Dharmasraya Didorong Perkuat Perpustakaan
Orang Tua PAUD Sungai Penuh Didorong Makin Sigap, Wawako Azhar Buka Kelas Parenting
Wakili Provinsi Jambi, Tiga Murid SDN 043/XI Koto Renah Kota Sungai Penuh Bawa Misi Besar di Juara Kelas Indonesia 2026
Annisa Bawa Rp48 Miliar untuk Revitalisasi 87 Sekolah Dharmasraya
Bawa Nama Sungai Penuh, Murid SD Siap Unjuk Kemampuan di Juara Kelas Indonesia 2026
Asap Karhutla Jambi Makin Tebal, Al Haris Minta Siswa TK hingga SMA Belajar dari Rumah
64 Sekolah Solok Selatan Bersiap Berbenah, Anggaran Revitalisasi Tembus Rp32,5 Miliar
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Pemkab Solok Selatan Salurkan 26.912 Seragam Sekolah Gratis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Bukan Sekadar Rak Buku, 56 Sekolah SD Dharmasraya Didorong Perkuat Perpustakaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Orang Tua PAUD Sungai Penuh Didorong Makin Sigap, Wawako Azhar Buka Kelas Parenting

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Wakili Provinsi Jambi, Tiga Murid SDN 043/XI Koto Renah Kota Sungai Penuh Bawa Misi Besar di Juara Kelas Indonesia 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Annisa Bawa Rp48 Miliar untuk Revitalisasi 87 Sekolah Dharmasraya

Berita Terbaru