Wawako Azhar Tegaskan Komitmen Kota Layak Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026 di Ruang Pola Bappeda Kota Sungai Penuh, Senin (2/3).

Pemerintah Sungai Penuh menggelar rakor ini untuk memperkuat kesiapan menghadapi evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak tahun 2026. Selain itu, pemerintah daerah juga menyatukan pemahaman seluruh perangkat daerah terkait indikator penilaian KLA.

Perkuat Sinergi Lintas Perangkat Daerah

Dalam sambutannya, Azhar Hamzah menekankan pentingnya sinergi antara perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Karena itu, ia meminta setiap organisasi perangkat daerah memperkuat koordinasi dan menyamakan langkah.

Baca Juga :  Dewan Soroti Pelayanan BPN Sungai Penuh, Fajran: Masih Buruk

Menurutnya, komitmen bersama memegang peran penting. Dengan komitmen tersebut, pemerintah daerah dapat menghadirkan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.

“Evaluasi KLA bukan sekadar proses administrasi. Sebaliknya, evaluasi ini menjadi momentum untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar memenuhi hak serta perlindungan anak,” tegasnya.

Siapkan Data Evaluasi

Selain itu, Azhar Hamzah meminta seluruh organisasi perangkat daerah menyiapkan data dukung secara lengkap dan akurat. Setiap instansi harus menyesuaikan data tersebut dengan instrumen evaluasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Baca Juga :  Dewan Soroti Bank Jambi: Nasabah Dirugikan, Saham 'Uang' Rakyat 

Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi data serta bukti program di lapangan. Langkah ini akan mempermudah proses evaluasi.

Perkuat Koordinasi Antar Instansi

Sementara itu, rakor ini menghadirkan kepala OPD, instansi vertikal, serta berbagai unsur terkait lainnya. Melalui forum ini, para peserta menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.

Selain itu, para peserta juga merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan kebijakan ramah anak di Kota Sungai Penuh.

Pemerintah daerah berharap koordinasi ini memperkuat komitmen bersama sehingga Kota Sungai Penuh terus meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak anak di berbagai sektor pembangunan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Delapan Kursi Kepala OPD Sungai Penuh Masih Kosong, Ini Penyebab Lelang Jabatan Belum Dimulai
BAZNAS Kota Sungai Penuh Punya Nahkoda Baru, Siapa Saja yang Terpilih?
Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?
Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:04 WIB

Delapan Kursi Kepala OPD Sungai Penuh Masih Kosong, Ini Penyebab Lelang Jabatan Belum Dimulai

Senin, 6 Juli 2026 - 21:07 WIB

BAZNAS Kota Sungai Penuh Punya Nahkoda Baru, Siapa Saja yang Terpilih?

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:37 WIB

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Berita Terbaru