Warga Pulau Pandan Tersandera Surutnya Danau Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Kekeringan Landa Lahan Pertanian di Desa Pulau Pandan Akibat Surutnya Air Danau Kerinci

Kerinci – Sungai Batang Merangin di Desa Pulau Pandan, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, kini memprihatinkan. Surutnya air Danau Kerinci membuat ratusan hektare lahan pertanian kering dan petani terancam gagal menggarap sawahnya.

Lahan Sawah Kering, Kincir Air Tidak Berfungsi

Pantauan di lapangan menunjukkan banyak sawah kering karena petani tidak bisa mengalirkan air. Kincir air, yang biasanya membantu mengairi sawah, berhenti berfungsi karena debit sungai sangat kecil.

Warga Kesulitan Mengairi Sawah

Andi, salah satu warga, mengatakan bahwa penyusutan air Danau Kerinci membuat petani kesulitan mendapatkan air. Sungai Batang Merangin, yang biasanya mengairi sawah, kini tidak mencukupi kebutuhan.
“Sejak air danau menyusut, warga kesulitan menggarap sawah. Kincir air yang biasa kami gunakan kini tidak bisa berfungsi,” ujar Andi, Selasa (3/2/2026).

Kekhawatiran Petani Jika Surut Berlanjut

Andi menambahkan bahwa warga belum pernah mengalami kondisi seperti ini sebelumnya. Jika air danau terus surut, warga kemungkinan besar tidak bisa lagi mengelola sawah mereka.
“Kalau kondisi ini berlanjut, warga Desa Pulau Pandan kemungkinan besar tidak bisa lagi menggarap sawahnya,” kata Andi.

Penyebab: Uji Coba Turbin PLTA

Menurut warga, uji coba turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci menyebabkan penyusutan air Danau Kerinci. “Dari kabar yang kami dengar, ini dampak uji coba turbin. Padahal baru tahap uji coba, belum operasi penuh,” ujar Andi.
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI Jambi, Joni Rahalsyah Putra, menjelaskan bahwa penurunan debit air Danau Kerinci terjadi bersamaan dengan uji coba pengaliran air untuk PLTA oleh PT Kerinci Merangin Hidro (KMH).

Uji Coba Sementara, Tandon Air Disiapkan

PT KMH melakukan uji coba pengaliran air dari 1–16 Januari 2026. Dari tiga pintu pengaliran, mereka membuka satu pintu sekitar 20 centimeter untuk menggerakkan turbin selama 16 hari.
Joni menambahkan bahwa PT KMH akan mendata wilayah yang mengalami kekurangan air. Mereka juga menyiapkan tandon-tandon air untuk membantu warga. “Kami melakukan uji coba sebelum operasional permanen, jadi kami tetap meminimalkan dampak terhadap masyarakat,” ujarnya.(Tim)
Baca Juga :  Gubernur Bengkulu Dorong Kemandirian Industri, Tinjau Produksi Minyak Goreng Lokal BMP

Berita Terkait

CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern
Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02%, Mahyeldi Soroti Pengangguran dan Inflasi
Delapan Ketua TP-PKK Kecamatan di Padang Dilantik, Dian Fadly Amran Minta Gerak Cepat
Tabungan Masyarakat Jadi Motor Penggerak Ekonomi Sumbar
DPRD Sumbar Setujui Tambahan Modal Jamkrida, Mahyeldi Dorong UMKM Lebih Mudah Akses Kredit
Wali Kota Alfin Gandeng DPD RI dan OJK, Dorong UMKM Sungai Penuh Naik Kelas
Wawako Azhar dan Danrem Tinjau Koperasi Merah Putih di Sungai Penuh, Target Dikebut
Inflasi Kerinci Masih Tinggi, HIMSAK Soroti Lemahnya Tata Kelola Pangan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:04 WIB

CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:12 WIB

Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02%, Mahyeldi Soroti Pengangguran dan Inflasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:47 WIB

Delapan Ketua TP-PKK Kecamatan di Padang Dilantik, Dian Fadly Amran Minta Gerak Cepat

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:44 WIB

Tabungan Masyarakat Jadi Motor Penggerak Ekonomi Sumbar

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:00 WIB

DPRD Sumbar Setujui Tambahan Modal Jamkrida, Mahyeldi Dorong UMKM Lebih Mudah Akses Kredit

Berita Terbaru

Oplus_0

Ekonomi Digital

TikTok Shop Ubah Skema Komisi, Biaya Penjual Naik Tajam

Senin, 18 Mei 2026 - 19:44 WIB