PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengarahkan pembangunan tahun 2027 pada percepatan transformasi ekonomi berbasis investasi. Gubernur Mahyeldi Ansharullah menegaskan langkah ini mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdampak langsung ke masyarakat.
Mahyeldi menyampaikan arah kebijakan itu dalam Musrenbang RKPD Sumbar 2027 di Auditorium Gubernuran, Rabu (8/4/2026). Ia menekankan pembangunan harus memberi manfaat nyata, bukan sekadar angka pertumbuhan.
“Dengan semangat bergerak bersama, kita memastikan pembangunan memberi dampak langsung bagi masyarakat. Transformasi ekonomi berbasis investasi menjadi kunci pada 2027,” ujar Mahyeldi.
Pemprov Sumbar mengubah pendekatan pembangunan. Pemerintah kini mengutamakan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah juga menyesuaikan kebijakan dengan perubahan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Mahyeldi menyiapkan tiga pilar utama. Pertama, hilirisasi agroindustri untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Kedua, penguatan pariwisata dan ekonomi hijau. Ketiga, percepatan digitalisasi UMKM.
Ia menempatkan mitigasi bencana sebagai fondasi pembangunan. Langkah ini penting karena Sumbar menghadapi risiko bencana alam.
“Kita ingin membangun ekonomi yang kuat, inklusif, dan tahan terhadap risiko,” tegasnya.
Mahyeldi menyebut tahun 2027 sebagai momentum penting. Ia ingin mendorong lonjakan investasi di Sumbar melalui kerja sama semua pihak.
“Kunci keberhasilan ada pada kolaborasi. Kita harus bergerak bersama agar pembangunan berdampak nyata,” katanya.
Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Medrilzam, meminta Pemprov Sumbar memperluas sumber pertumbuhan ekonomi.
Ia menilai ekonomi Sumbar masih bertumpu pada pertanian dan perkebunan. Ia mendorong pemerintah daerah mencari sektor baru.
“Kita perlu memperluas sumber ekonomi agar tidak bergantung pada sektor tertentu,” ujar Medrilzam.
Ia juga mendorong Sumbar mengembangkan produk turunan. Langkah ini meningkatkan nilai tambah dan memperkuat kemandirian daerah. Upaya itu sekaligus mendukung program hilirisasi nasional.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









