Stok Kartu ATM Hanya 9 Ribu, Nasabah Bank Jambi Diminta Bersabar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, meminta masyarakat bersabar karena Bank Jambi mengganti kartu ATM. Sekitar 100 ribu dari 250 ribu nasabah harus mengganti kartu akibat pergantian perangkat sistem bank.

Bank hanya memiliki 9.000 kartu, sehingga penggantian dilakukan bertahap. Al Haris menegaskan layanan ATM tetap berfungsi meski sebagian nasabah menunggu kartu baru.

“Kalau diumumkan sekarang, warga akan membludak ke kantor cabang. Kami minta sabar karena Bank Jambi sedang memesan kartu tambahan,” ujarnya usai Rapat Koordinasi Pengamanan Idulfitri 1447 H, Senin (16/3/2026).

Baca Juga :  ISKADA Sumatera Barat Perkuat Kolaborasi Perempuan

Bank akan menyalurkan kartu baru ke seluruh cabang secara bertahap. Bank menggunakan laba berjalan untuk membiayai penggantian. Para pemegang saham, termasuk kepala daerah, menyetujui langkah ini. Saat ini, bank belum merencanakan pemotongan gaji atau bonus direksi terkait insiden.

Dana Hilang Rp143 M, Sebagian Masuk Kripto

Peretas mengambil Rp143 miliar dari Bank Jambi. Bank menemukan Rp19 miliar masuk kripto, dan sisanya masuk Bank Permata dan Bank Sampoerna. Pemerintah Provinsi Jambi meminta Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan menarik dana agar nasabah tidak rugi lebih besar.

Baca Juga :  Kerinci Genjot Energi Panas Bumi

Polisi Terus Selidiki Kasus

Polda Jambi memanggil 15 saksi dari direksi, pegawai, dan pihak ketiga. Polisi menunggu hasil forensik digital untuk mengungkap modus dan pelaku peretasan. Polda Jambi juga bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk mempercepat penyelidikan.

“Laporan sudah dibuat. Penyelidikan terus berjalan bersama OJK dan regulator,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia.

Berita Terkait

Rupiah Awal Pekan 2026 Terkoreksi, BI Perkuat Intervensi Hadapi Tekanan Dolar AS
Harga BBM 11 Mei 2026: Solar Kian Mahal, Warga Cemas, Pertamax Masih Bertahan
Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global
Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal Dinilai Perkuat Otonomi Daerah
Honor Tumbuh Pesat di Pasar Global, Saat Xiaomi dan Oppo Hadapi Tantangan
Mahasiswa UNJA Desak Percepatan Jalan Dua Jalur Mendalo
Pemerintah Buka Rekrutmen TEP, Ribuan Lulusan D4/S1 Dikirim ke 53 Wilayah Transmigrasi
Grab Buka Suara soal Potongan Ojol 8%, Driver Bisa Kantongi 92% Tarif
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Awal Pekan 2026 Terkoreksi, BI Perkuat Intervensi Hadapi Tekanan Dolar AS

Senin, 11 Mei 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM 11 Mei 2026: Solar Kian Mahal, Warga Cemas, Pertamax Masih Bertahan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global

Senin, 11 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal Dinilai Perkuat Otonomi Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:00 WIB

Honor Tumbuh Pesat di Pasar Global, Saat Xiaomi dan Oppo Hadapi Tantangan

Berita Terbaru