Saham Bakrie Melonjak, IHSG Pekan Ini Melemah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Saham emiten Bakrie melonjak paling tinggi pekan ini, 23-27 Februari 2026. Saham milik Chairul Tanjung justru memimpin pengerek indeks utama.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,44% dalam sepekan dan menutup di level 8.235. Indeks sempat menyentuh titik terendah 8.093 dan tertinggi 8.437. Selain itu, investor memperdagangkan rata-rata 51,01 miliar saham per hari, meningkat 8,55%. Nilai transaksi harian mencapai Rp29,95 triliun, naik 25,35%. Akibatnya, kapitalisasi pasar IHSG menyusut 1,03% menjadi Rp14.787 triliun.

Meski demikian, investor asing memborong saham-saham Indonesia. Net buy asing pekan ini mencapai Rp4,90 triliun, naik dari Rp2,07 triliun pekan sebelumnya. Selain itu, proporsi transaksi asing meningkat dari 27% menjadi 38%. Investor asing membeli Rp59,22 triliun saham dan menjual Rp54,31 triliun.

Baca Juga :  10 Saham Teratas dengan Penurunan Terbesar di BEI

Sementara itu, investor domestik justru melepas saham lebih banyak daripada membeli. Mereka membeli Rp90,53 triliun dan menjual Rp95,44 triliun selama pekan ini.

Dilihat dari pergerakan saham, PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) memimpin top gainers dengan kenaikan 76,86% ke Rp214. Lonjakan ini terjadi karena program rights issue 90 miliar saham. Saham lain yang naik signifikan antara lain JAYA (+56,30%), TKIM (+50,68%), KAQI (+41,03%), MEGA (+40,03%), ICON (+30%), dan BIPI (+28,95%). Sebaliknya, saham INDS turun paling dalam, yaitu 49,59%. SOTS turun 41,67%, SSTM 34,74%, BLUE 27,94%, dan RMKO 24,86%.

Baca Juga :  Meski Saham Turun, BBRI Tetap Jadi Pilihan Dividen Stabil

Di kelompok saham big caps, PT Bank Mega Tbk. (MEGA) memimpin top leaders dengan kenaikan 40,48%, menyumbang 14,85 poin pada IHSG. Sebaliknya, DSSA memimpin top laggard dengan penurunan 9,28%, yang menekan IHSG sebesar 28,58 poin.

Secara sektoral, indeks saham industri mencatat kenaikan tertinggi 5,24% ke level 2.110. Sektor basic materials mengikuti dengan pertumbuhan 3,21% menjadi 2.465. Sementara itu, sektor transportasi dan logistik melemah paling tajam, turun 3,94% ke level 2.127.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Rp 2,9 Juta per Gram
Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi Mulai Hari Ini 1 April 2026
Honda dan Sony Akhiri Kerja Sama, Proyek Mobil Listrik Afeela Kandas
PEDRO Official Store Ramai Diburu, Ini Cara Dapat Produk Asli
Perusahaan Antre IPO di BEI, Didominasi Emiten Jumbo dan Sektor Konsumer
Jetour T2 Diserbu Aksesori, SUV Gagah Ini Makin Dilirik Pecinta Off-Road
Maybank Indonesia Usul Tebar Dividen Rp580 Miliar di RUPST April 2026
Bisnis Franchise Maxim Kian Dilirik, Ini Peluang dan Skemanya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 16:30 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Rp 2,9 Juta per Gram

Rabu, 1 April 2026 - 15:30 WIB

Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi Mulai Hari Ini 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

Honda dan Sony Akhiri Kerja Sama, Proyek Mobil Listrik Afeela Kandas

Senin, 30 Maret 2026 - 23:00 WIB

PEDRO Official Store Ramai Diburu, Ini Cara Dapat Produk Asli

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00 WIB

Perusahaan Antre IPO di BEI, Didominasi Emiten Jumbo dan Sektor Konsumer

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Bamus DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan Jadwal Sidang

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:00 WIB