Rudal dan Drone Iran Bikin Sirene Israel & AS Berdering Nonstop!

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sebagai balasan, Iran menembakkan gelombang keenam rudal dan drone ke Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, Minggu (1/3/2026).

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang dikutip ISNA, menyatakan sedikitnya 27 titik menjadi sasaran. Target itu meliputi pangkalan udara Tel Nof, markas besar angkatan darat Israel, dan kompleks industri militer di Tel Aviv. IRGC menegaskan bahwa mereka akan melanjutkan serangan secara bertahap.

Baca Juga :  Pakar: Geopolitik Memanas, Presiden Perlu Evaluasi Kinerja Menteri

“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran tidak akan membiarkan sirene alarm di Israel dan pangkalan AS menjadi hening,” tegas mereka.

Sementara itu, mereka menekankan balasan keras atas serangan sebelumnya.

Baca Juga :  Indonesia–AS Bentuk Dewan Perdagangan dan Investasi

Iran melancarkan serangan ini setelah AS dan Israel menyerang Teheran serta beberapa wilayah lain di Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Serangan itu menghancurkan infrastruktur dan menewaskan sejumlah warga sipil, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Akibatnya, pemerintah Iran menetapkan masa berkabung 40 hari dan menghentikan seluruh aktivitas resmi.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kekuasaan Presiden di Indonesia dan Amerika Serikat: Antara Mandat Rakyat dan Pembatasan Politik dalam Sistem Presidensial Modern
Eropa Terguncang Krisis Energi, Albania Jadi Contoh Ketahanan
Pentagon Incar Tanah Jarang Malaysia, Tantang Dominasi China di Pasar Global
Iran Perdana Kantongi Pendapatan Tarif Tol Selat Hormuz, Simpan di Bank Sentral
Paspor Indonesia 2026: Daftar 42 Negara Bebas Visa Terbaru untuk WNI
12 Negara Ajukan Pinjaman ke IMF, Krisis Energi Picu Tekanan Ekonomi Global
Kapal Malaysia Tembus Selat Hormuz, Bawa 1 Juta Barel Minyak di Tengah Krisis Global
Industri Plastik China Tertekan Dampak Penutupan Selat Hormuz
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:05 WIB

Kekuasaan Presiden di Indonesia dan Amerika Serikat: Antara Mandat Rakyat dan Pembatasan Politik dalam Sistem Presidensial Modern

Kamis, 30 April 2026 - 10:00 WIB

Eropa Terguncang Krisis Energi, Albania Jadi Contoh Ketahanan

Rabu, 29 April 2026 - 12:00 WIB

Pentagon Incar Tanah Jarang Malaysia, Tantang Dominasi China di Pasar Global

Sabtu, 25 April 2026 - 20:00 WIB

Iran Perdana Kantongi Pendapatan Tarif Tol Selat Hormuz, Simpan di Bank Sentral

Rabu, 22 April 2026 - 21:00 WIB

Paspor Indonesia 2026: Daftar 42 Negara Bebas Visa Terbaru untuk WNI

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

Kenaikan Harga Chipset Baru Ancam Lonjakan Harga HP Android

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:00 WIB