Pengusaha Arab Buru Peluang di China Lewat CICPE 2026, Produk Premium Jadi Incaran

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pengusaha Arab memburu peluang baru di pasar China melalui ajang Pameran Produk Konsumen Internasional China (China International Consumer Products Expo/CICPE) ke-6 di Hainan. Mereka memamerkan produk unggulan dan memperluas jaringan bisnis di tengah meningkatnya minat konsumen China terhadap produk premium.

Di paviliun Suriah, Dong Jingyan mengangkat sabun tradisional beraroma alami yang langsung menarik perhatian pengunjung. Ia menjelaskan, Suriah sudah lima kali ikut CICPE dan terus membawa produk dari 20 perusahaan ke ajang tersebut.

“Paviliun kami menampilkan produk paling representatif dari Suriah di berbagai kategori,” kata Dong di Haikou.

CICPE ke-6 berlangsung hingga Sabtu (18/4) dan menghadirkan lebih dari 3.400 merek dari lebih 60 negara dan kawasan. Peserta dari negara-negara Arab seperti Suriah dan Oman memamerkan kosmetik, kerajinan tangan, hingga makanan tradisional untuk masuk lebih dalam ke pasar China.

Peminat Produk Suriah Meningkat

Dong menilai minat terhadap produk Suriah terus meningkat di China. Ia mengatakan produsen Suriah kini lebih percaya diri setelah beberapa tahun mengikuti pameran ini.

Baca Juga :  Ekspor Pinang Jambi Melejit, Petani Untung Besar

“Dulu banyak produsen menganggap China terlalu jauh dan terlalu kompetitif. Mereka lebih fokus ke Timur Tengah dan Eropa,” ujarnya.

Namun, ia melihat perubahan besar. Menurutnya, produk Suriah kini makin diterima karena konsumen China menyukai produk berbahan alami dan buatan tangan.

“Produk dengan bahan alami, pengerjaan tangan, dan ciri khas kuat sangat diminati konsumen China,” katanya.

Staf paviliun Suriah, Muhannad Shakally, menyebut pelaku usaha juga menyesuaikan produk agar sesuai dengan selera pasar China. Mereka memperbaiki formulasi kosmetik dan mengembangkan produk premium.

Shakally juga menyebut platform e-commerce China sudah membuka kanal khusus untuk produk Suriah. Ia menilai tren penjualan daring ikut mendorong pertumbuhan produk mereka di China.

“Beberapa produk premium kami bahkan jadi best seller di China,” ujar Shakally. Ia juga menilai kebijakan Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan akan menurunkan biaya masuk ke pasar China.

Ia menyebut Hainan akan menjadi pintu penting bagi produk Suriah untuk ekspansi lebih jauh.

Di paviliun Oman, peserta untuk pertama kalinya tampil di bawah bendera nasional. Ada, kepala paviliun yang sudah 18 tahun bergerak di industri kecantikan, memperkenalkan minyak esensial kemenyan dari Dhofar.

Baca Juga :  Ekspor Tanah Jarang China ke Jepang Anjlok 90%, Dampak Ketegangan Politik

“Ini kemenyan hijau dari Dhofar, tumbuh di tebing dan diproduksi terbatas sehingga sangat bernilai,” kata Ada.

Ia melihat minat besar konsumen China terhadap produk perawatan kulit bebas bahan kimia. Menurutnya, banyak pengunjung menawarkan kerja sama keagenan selama pameran berlangsung.

“Pameran ini membantu produk Arab terhubung langsung dengan konsumen China,” ujarnya.

Ia menegaskan Oman akan memperkuat pasar di China dengan membangun gudang dan toko ritel. Ia juga menargetkan pertumbuhan jangka panjang di segmen premium.

China sendiri terus memperkuat pasar konsumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kerja sama global. Rencana Lima Tahun ke-15 (2026–2030) menekankan peningkatan kualitas produk dan pemenuhan kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Melalui CICPE, negara-negara Arab mendapatkan akses lebih luas ke pasar China yang terus berkembang. Banyak peserta pameran menyatakan optimisme untuk terus memperluas bisnis di China dalam jangka panjang.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Pertamina Jamin Pasokan BBM untuk Koperasi Nelayan Merah Putih, Ekonomi Pesisir Siap Melaju Lebih Kencang
Bengkulu Bidik PAD Baru dari Perkebunan Sawit, Pajak Air Permukaan Mulai Disiapkan untuk 2027
Harga Avtur Turun, Tiket Pesawat Belum Bergeming! Ini Penyebab Tarif Penerbangan Domestik Masih Mahal Juli 2026
Promo Shopee 4 Juli 2026: Diskon 50 Persen, Voucher Rp188 Ribu dan Promo Serba Rp7 Jadi Buruan
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi
30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Siap Turun ke Desa Mulai Agustus, Pemerintah Kebut Operasional Nasional
Promo Shopee 3 Juli 2026 Capai Puncak, Diskon 70 Persen, Voucher Rp300 Ribu dan Hadiah Gratis Menanti
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:00 WIB

Pertamina Jamin Pasokan BBM untuk Koperasi Nelayan Merah Putih, Ekonomi Pesisir Siap Melaju Lebih Kencang

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00 WIB

Bengkulu Bidik PAD Baru dari Perkebunan Sawit, Pajak Air Permukaan Mulai Disiapkan untuk 2027

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:00 WIB

Harga Avtur Turun, Tiket Pesawat Belum Bergeming! Ini Penyebab Tarif Penerbangan Domestik Masih Mahal Juli 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:00 WIB

Promo Shopee 4 Juli 2026: Diskon 50 Persen, Voucher Rp188 Ribu dan Promo Serba Rp7 Jadi Buruan

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:00 WIB

Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng

Berita Terbaru