Pasar HP 2026 Lesu, Pedagang Mulai Cemas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pasar ponsel global menghadapi tekanan pada 2026. Selain itu, sejumlah produsen smartphone asal China mulai menurunkan target produksi dan pengiriman perangkat. Akibat kondisi tersebut, pedagang di pasar ritel bersiap menghadapi penurunan permintaan.

Sejak awal tahun, beberapa merek besar sudah memangkas target produksinya. Misalnya, Xiaomi dan Oppo menurunkan target produksi lebih dari 20%. Sementara itu, Vivo juga mengurangi kapasitas produksi hingga sekitar 15%.

Di sisi lain, Transsion Holdings menghadapi tekanan paling besar. Perusahaan ini menaungi merek Tecno Mobile, Infinix Mobile, dan Itel Mobile. Manajemen Transsion memperkirakan pengiriman ponsel mereka turun hingga sekitar 70 juta unit pada tahun ini.

Produsen Kurangi Ponsel Kelas Menengah

Selain memangkas produksi, produsen ponsel China juga mengubah strategi bisnis. Mereka mulai mengurangi pengiriman ponsel kelas menengah dan kelas bawah.

Sebagai gantinya, perusahaan mengarahkan fokus penjualan ke perangkat kelas atas atau flagship. Langkah ini membuat portofolio produk menjadi lebih ramping.

Baca Juga :  Toyota Kijang 2026 Tampil Hybrid dan Lebih Irit

Sumber industri menjelaskan bahwa produsen ponsel sering mengumumkan angka pengiriman yang lebih tinggi untuk memperoleh prioritas pasokan komponen. Namun pemasok memori seperti Samsung Electronics dan SK Hynix belum menerima pemberitahuan resmi tentang penurunan volume pengiriman dari vendor ponsel.

Sumber dari industri chip memori juga memberikan penjelasan tambahan. Ia menyebut angka pengiriman sebenarnya tidak turun sebesar yang diumumkan produsen.

Menurut data yang mereka lihat, pengiriman hanya turun sekitar 10% dibanding tahun lalu. Sementara itu, Transsion masih berpeluang mencatat pengiriman sekitar 100 juta unit.

Harga Komponen Berpotensi Naik

Di tengah kondisi tersebut, produsen ponsel juga menghadapi tekanan dari kenaikan harga komponen. Perusahaan memori seperti Micron Technology, bersama Samsung dan SK Hynix, mulai menerapkan harga komponen yang lebih fluktuatif.

Bahkan Samsung dan SK Hynix berencana menaikkan harga memori DRAM pada kuartal pertama 2026 hingga sekitar 60–70%.

Jika produsen ponsel menolak skema harga tersebut, mereka berisiko mengalami kesulitan dalam memperoleh pasokan komponen pada masa mendatang.

Baca Juga :  Saham BCA Turun ke Rp6.750 pada Perdagangan Hari Ini

Tidak Semua Merek Tertekan

Meski begitu, tidak semua produsen menghadapi tekanan yang sama. Beberapa vendor memiliki rantai pasok yang lebih kuat.

Salah satunya adalah Huawei. Perusahaan ini meningkatkan efisiensi rantai pasok untuk menjaga margin keuntungan.

Selain itu, Huawei juga memperluas pangsa pasar dengan menurunkan harga beberapa model ponselnya. Perusahaan menawarkan harga lebih kompetitif untuk seri Pura, Nova, dan Enjoy.

Di samping itu, Honor dan Lenovo juga memiliki dukungan produksi internal yang cukup kuat.

Pedagang Bersiap Hadapi Pasar Sepi

Sementara itu, pedagang di tingkat ritel mulai merasakan tekanan dari kondisi pasar. Penyesuaian pasokan serta kenaikan harga komponen berpotensi memengaruhi harga jual ponsel.

Jika harga perangkat naik, daya beli konsumen bisa ikut melemah.

Karena itu, pelaku usaha ritel smartphone mulai bersiap menghadapi penjualan yang lebih menantang sepanjang 2026.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif
Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas
Promo Shopee 19 Juni 2026 Meledak Hari Ini, Adidas Gelar Diskon Terakhir dan Flash Sale Malam Siap Diserbu
Promo Shopee VIP Day Hari Ini 15 Juni 2026, Diskon hingga Rp1,5 Juta dan Gratis Ongkir Jadi Buruan
Harga Emas Antam Tak Bergerak di Rp2,711 Juta per Gram, Momentum Beli atau Tunggu?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00 WIB

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00 WIB

Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen

Senin, 22 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas

Berita Terbaru