OJK: Bank Jambi Tetap Kuat di Tengah Isu Dana Raib

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi merespons isu dugaan hilangnya dana nasabah di Bank Jambi yang ramai di media sosial. Menanggapi hal itu, OJK memastikan kondisi keuangan bank daerah tersebut tetap stabil.

Kepala OJK Jambi, Yan Iswara Rosya, menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers bersama manajemen Bank Jambi dan perwakilan Bank Indonesia, Senin (23/2/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan OJK mencatat fundamental dan kinerja Bank Jambi tetap terjaga.

Selain itu, OJK melihat penyaluran kredit terus berjalan dengan baik. Karena itu, Yan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang. Secara kondisi keuangan dan fundamental, Bank Jambi dalam keadaan baik, termasuk dari sisi kinerja kredit,” ujar Yan.

Baca Juga :  Pemancing Kerinci Hilang Terseret Arus di Solok Selatan

OJK Terus Dalami Kasus

Sementara itu, OJK belum menyimpulkan penyebab dugaan hilangnya saldo nasabah. Saat ini, tim OJK mendalami kasus tersebut dan menelusuri setiap fakta serta kronologi kejadian.

Yan menjelaskan, OJK terus memantau perkembangan kasus dan memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia serta manajemen Bank Jambi. Melalui langkah itu, OJK memastikan proses penanganan berjalan sesuai regulasi dan prinsip kehati-hatian.

“Kami masih mendalami kasus ini. OJK memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan,” tegasnya.

OJK Tunggu Hasil Audit Forensik

Lebih lanjut, OJK belum memastikan penyebab insiden karena tim masih menunggu hasil audit forensik. Audit tersebut akan mengungkap sumber persoalan secara rinci.

Baca Juga :  Mayoritas Negara Mulai Ramadan 19 Februari

Di sisi lain, OJK tetap mendukung operasional Bank Jambi karena manajemen mampu menjaga stabilitas keuangan. Pada saat yang sama, OJK mendorong seluruh industri perbankan memperkuat sistem Teknologi Informasi (IT) guna mencegah gangguan serupa.

“OJK belum bisa memastikan penyebab kejadian ini sebelum hasil audit forensik terbit. Kami terus mendorong penguatan IT di industri perbankan,” tambah Yan.

Oleh sebab itu, OJK meminta masyarakat memberi waktu kepada tim investigasi untuk menuntaskan tugasnya. OJK juga berjanji akan menyampaikan setiap perkembangan kasus secara terbuka kepada publik.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern
Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02%, Mahyeldi Soroti Pengangguran dan Inflasi
Delapan Ketua TP-PKK Kecamatan di Padang Dilantik, Dian Fadly Amran Minta Gerak Cepat
Tabungan Masyarakat Jadi Motor Penggerak Ekonomi Sumbar
DPRD Sumbar Setujui Tambahan Modal Jamkrida, Mahyeldi Dorong UMKM Lebih Mudah Akses Kredit
Wali Kota Alfin Gandeng DPD RI dan OJK, Dorong UMKM Sungai Penuh Naik Kelas
Wawako Azhar dan Danrem Tinjau Koperasi Merah Putih di Sungai Penuh, Target Dikebut
Inflasi Kerinci Masih Tinggi, HIMSAK Soroti Lemahnya Tata Kelola Pangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:04 WIB

CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:12 WIB

Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02%, Mahyeldi Soroti Pengangguran dan Inflasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:47 WIB

Delapan Ketua TP-PKK Kecamatan di Padang Dilantik, Dian Fadly Amran Minta Gerak Cepat

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:44 WIB

Tabungan Masyarakat Jadi Motor Penggerak Ekonomi Sumbar

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:00 WIB

DPRD Sumbar Setujui Tambahan Modal Jamkrida, Mahyeldi Dorong UMKM Lebih Mudah Akses Kredit

Berita Terbaru