Menkeu Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat menembus angka 6 persen. Ia mendasarkan optimisme tersebut pada kinerja ekonomi nasional dan laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS).

 

Strategi Dorong Pertumbuhan ke 6 Persen

 

Untuk mencapai target itu, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Pemerintah memprioritaskan ketersediaan likuiditas di pasar agar aktivitas dunia usaha terus berjalan lancar.

 

“Likuiditas di pasar kami pastikan tersedia. Perbankan berjalan dengan baik. Dunia usaha tidak mengalami kesulitan mengakses pembiayaan,” ujar Purbaya di Istana Kepresidenan, Kamis (5/2/2026).

 

Belanja Negara dan Iklim Investasi Dipercepat

 

Selain menjaga likuiditas, pemerintah mengoptimalkan kebijakan fiskal. Pemerintah mempercepat realisasi belanja negara sejak awal tahun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Cadangan BBM Indonesia Hanya 23 Hari

 

“Di sisi fiskal, kami mendorong belanja agar tepat waktu dan cepat di awal tahun. Pada saat yang sama, kami terus memperbaiki iklim investasi,” lanjutnya.

 

Sinergi Fiskal dan Moneter

 

Purbaya menambahkan, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan otoritas moneter. Melalui langkah ini, pemerintah berharap kebijakan fiskal dan moneter berjalan selaras.

 

“Kalau melihat kondisinya, kelihatannya bisa berjalan,” ujarnya.

 

Ekonomi 2025 Tumbuh Tertinggi dalam Tiga Tahun

 

Sementara itu, Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 mencapai 5,11 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak 2022 atau dalam tiga tahun terakhir.

Baca Juga :  Pemerintah Cairkan Rp15 Miliar untuk BPJS PBI

 

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp 23.821,1 triliun.

 

“Secara kumulatif, ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen,” kata Amalia dalam konferensi pers di Kantor BPS, Kamis (5/2/2026).

 

Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Utama

 

Berdasarkan pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi kontributor terbesar terhadap PDB nasional. Komponen ini tumbuh 4,98 persen dan memberi kontribusi sebesar 53,88 persen.

 

Pertumbuhan konsumsi sejalan dengan meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat. Sejumlah sektor mencatat kinerja positif, antara lain restoran dan hotel serta transportasi dan komunikasi.

Berita Terkait

Brimob Kawal Huntap Korban Bencana di Aceh Tamiang
Pemerintah Perkuat Penyebaran Informasi Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 
Prajurit TNI Ini Mendadak Tajir, Modal Rp5.000 Jadi Rp50 Miliar
Pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Lepas Presiden Prabowo ke Jepang
Silaturahmi Lebaran, Pimpinan DPR Terima Audiensi LPSK
Negosiasi Alot, 2 Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz 
PT Djarum Buka Lowongan Kerja April 2026, Posisi Computer User Support Hingga Mechanical Engineer
Komdigi Perketat Perlindungan Anak, Roblox hingga TikTok Mulai Sesuaikan Aturan Usia
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 08:00 WIB

Brimob Kawal Huntap Korban Bencana di Aceh Tamiang

Kamis, 2 April 2026 - 06:00 WIB

Pemerintah Perkuat Penyebaran Informasi Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 

Kamis, 2 April 2026 - 04:00 WIB

Prajurit TNI Ini Mendadak Tajir, Modal Rp5.000 Jadi Rp50 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 00:00 WIB

Pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Lepas Presiden Prabowo ke Jepang

Rabu, 1 April 2026 - 00:00 WIB

Silaturahmi Lebaran, Pimpinan DPR Terima Audiensi LPSK

Berita Terbaru

Internasional

Australia Gratiskan Transportasi Umum di Tengah Krisis BBM

Kamis, 2 Apr 2026 - 13:00 WIB

Oplus_0

Uncategorized

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Rp2,9 Juta per Gram

Kamis, 2 Apr 2026 - 10:30 WIB