JAMBI – Lembaga Bantuan Hukum Naluri Keadilan (LBH NADI) menggelar audiensi dan diskusi dengan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jambi, Afriadi Asmin, S.H., M.H. Pertemuan ini membuka ruang awal kerja sama sekaligus memperkenalkan LBH NADI kepada Kejari Jambi.
Direktur LBH NADI, Adam Deyant Biharu, S.H., memaparkan tujuan lembaganya untuk memperkuat advokasi dan edukasi hukum kepada masyarakat pencari keadilan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan aparat penegak hukum, termasuk kejaksaan.
Adam menyebut setiap lembaga hukum perlu mengambil peran aktif agar penegakan keadilan berjalan efektif.
“Setiap lembaga harus menjalankan perannya dalam penegakan hukum dan keadilan. LBH sebagai organisasi advokasi juga perlu bersinergi dengan aparat penegak hukum agar keadilan bisa terwujud,” kata Adam.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi hukum di tengah masyarakat. Menurut dia, minimnya pemahaman hukum kerap memicu tingginya angka pelanggaran hukum. Karena itu, LBH NADI mendorong program sosialisasi hukum, pelatihan paralegal, dan penyuluhan hukum kepada masyarakat.
Menanggapi hal itu, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Jambi, Afriadi Asmin, menyambut baik inisiatif LBH NADI. Ia menegaskan Kejaksaan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki visi memperkuat penegakan hukum.
Afriadi juga menilai program edukasi hukum yang dibawa LBH NADI sejalan dengan upaya peningkatan kesadaran hukum masyarakat.
“Kolaborasi dan sinergi itu mudah dilakukan selama tujuannya jelas untuk kepentingan hukum dan keadilan,” ujar Afriadi.
Di akhir pertemuan, Adam Deyant Biharu mengapresiasi keterbukaan Kejaksaan Negeri Jambi. Ia berharap kedua pihak segera merealisasikan kerja sama dalam bentuk program nyata untuk membantu masyarakat pencari keadilan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









