Islam di Cina: Mengapa Warga Ramai-Ramai Memeluknya?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Islam berkembang pesat di China, sehingga banyak warga memutuskan memeluk agama tersebut. Pada masa pemerintahan Zhu Yuanzhang, pendiri Dinasti Ming (1368–1398), Islam menempati ruang penting dalam kehidupan sosial dan politik.

Masa Kondusif Awal Dinasti Ming

Riset Islam in Imperial China (2019) menunjukkan bahwa awal Dinasti Ming menciptakan kondisi paling kondusif bagi komunitas Muslim di China. Akibatnya, jumlah warga yang memeluk Islam meningkat signifikan, menunjukkan bahwa masyarakat semakin menerima agama tersebut.

Jalur Sosial Penyebaran Islam

Islam menyebar melalui berbagai jalur sosial. Misalnya, dakwah berlangsung personal dan menjangkau kampung, klan keluarga, hingga jaringan perdagangan. Dengan cara ini, Islam semakin dikenal luas dan menarik minat banyak orang.

Baca Juga :  Volkswagen Mau PHK 50.000 Karyawan, Laba Terjun Bebas

Dukungan Pemerintah dan Peran Ulama

Pemerintah Dinasti Ming mendorong pembangunan masjid serta pusat pembelajaran agama. Selain itu, para ulama dan cendekiawan Muslim memanfaatkan ruang untuk mengembangkan ajaran mereka. Komunitas Muslim aktif dalam struktur pemerintahan kekaisaran, mengisi posisi strategis seperti penasihat kekaisaran, utusan diplomatik, kasim istana, hingga gubernur wilayah.

Bukti Budaya Islam dalam Artefak Kekaisaran

Benda-benda dari era Dinasti Ming menampilkan hiasan kaligrafi Arab dan Persia. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi Islam memengaruhi lingkungan kerajaan sekaligus mencerminkan hubungan harmonis antara budaya lokal dan agama Muslim.

Proses Sinasisasi Komunitas Muslim

Selain dukungan pemerintah, komunitas Muslim menyesuaikan diri dengan budaya Tionghoa melalui proses sinisasi. Dengan demikian, identitas kultural Muslim Hui berbaur dengan tradisi lokal, sementara tetap menjaga kelangsungan komunitas di tengah masyarakat mayoritas.

Baca Juga :  Grab Naikkan Tarif Taksi Mulai 30 Maret, Ini Rinciannya

Jejak Spiritual dan Pujian terhadap Nabi Muhammad

Puisi pujian terhadap Nabi Muhammad, Hundred-Word Eulogy, muncul pada masa pemerintahan Zhu Yuanzhang. Puisi ini menggambarkan bahwa Nabi Muhammad merupakan sosok bijak yang membawa rahmat bagi seluruh alam, sementara menegaskan bahwa masyarakat memandang Islam sebagai kekuatan moral dan spiritual.

Kesimpulan

Pertumbuhan Islam di China pada masa Dinasti Ming terjadi karena kombinasi dakwah sosial, dukungan pemerintah, dan adaptasi budaya lokal. Dengan demikian, komunitas Muslim berhasil menancapkan pengaruhnya di bidang sosial, politik, dan budaya, sementara tetap menjadi bagian penting dari identitas masyarakat pada masa itu.

Berita Terkait

Australia Gratiskan Transportasi Umum di Tengah Krisis BBM
Prancis Izinkan Solar di Bawah Standar, Antisipasi Krisis BBM Global
Iran Bebaskan Biaya Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz
Rusia Setop Ekspor BBM, Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik
Rusia Kirim Bantuan ke Iran, Perintah Presiden Vladimir Putin
Capai Kesepakatan dengan Iran, Kapal Tanker Thailand Kini Bisa Lintasi Selat Hormuz
The Fed Masih Rugi Rp331 Triliun, Perlahan Bangkit
Kapal Tanker Malaysia Bisa Lintasi Selat Hormuz, Anwar Ibrahim: Terima Kasih Iran
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Australia Gratiskan Transportasi Umum di Tengah Krisis BBM

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Prancis Izinkan Solar di Bawah Standar, Antisipasi Krisis BBM Global

Rabu, 1 April 2026 - 18:30 WIB

Iran Bebaskan Biaya Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 1 April 2026 - 17:00 WIB

Rusia Setop Ekspor BBM, Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:00 WIB

Rusia Kirim Bantuan ke Iran, Perintah Presiden Vladimir Putin

Berita Terbaru

Oplus_0

Politik

Muscab PKB Kerinci, 5 Nama Calon Ketua Diajukan ke DPP

Kamis, 2 Apr 2026 - 14:20 WIB