Investor Asing Borong Saham Bank dan Tambang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pasar saham Indonesia mencatat arus dana asing yang cukup besar pada awal pekan. Selain itu, investor global meningkatkan pembelian pada sejumlah saham unggulan. Mereka terutama membidik sektor perbankan dan komoditas.

Pada perdagangan Senin (23/2/2026), investor asing membukukan net foreign buy sebesar Rp1,142 triliun di pasar saham domestik.

Arus Dana Asing Menguat

Data perdagangan menunjukkan investor asing membeli saham senilai Rp6,832 triliun. Sementara itu, investor asing menjual saham sebesar Rp5,689 triliun. Dengan demikian, aktivitas tersebut menghasilkan pembelian bersih lebih dari satu triliun rupiah.

Di sisi lain, pelaku pasar mencatat total nilai transaksi di pasar reguler mencapai Rp12,521 triliun. Selanjutnya, investor asing mengalirkan dana ke saham sektor perbankan dan pertambangan. Kedua sektor ini mendorong penguatan pasar.

Saham Bank Jadi Incaran

Pertama, investor asing menempatkan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebagai target utama pembelian. Mereka memborong saham bank ini hingga Rp393,5 miliar.

Baca Juga :  Harga Mobil Bekas Xenia Jelang Lebaran, Mulai Rp60 Juta

Kemudian, investor asing juga memborong saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan nilai Rp330,6 miliar.

Selain itu, investor asing ikut mengoleksi saham PT Solusi Usaha Pangan Indonesia Tbk (SUPA) dengan nilai pembelian bersih Rp139,6 miliar.

Saham Tambang Turut Dilirik

Tidak hanya sektor perbankan, investor asing juga melirik saham tambang. Mereka meningkatkan pembelian pada saham berbasis komoditas.

Investor asing membeli saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hingga Rp133,6 miliar.

Selain itu, investor asing juga mengoleksi saham PT Timah Tbk (TINS) dengan nilai Rp100,4 miliar.

IHSG Melonjak Tajam

Sejalan dengan arus dana asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan signifikan.

IHSG naik 1,50% atau bertambah 124,31 poin hingga mencapai 8.396,08 pada penutupan sesi kedua.

Baca Juga :  IHSG Anjlok 1,24% ke 7.448, Tekanan Rupiah dan Sentimen Global Picu Aksi Jual

Capaian ini menjadi salah satu level tertinggi setelah pasar sempat mengalami tekanan. Saat itu, sentimen global terkait indeks MSCI mengguncang pasar modal domestik.

Mayoritas Saham Menguat

Pergerakan saham menunjukkan dominasi penguatan di Bursa. Sebanyak 468 saham mencatat kenaikan, sementara 206 saham mengalami penurunan dan 142 saham bergerak stagnan.

Selain itu, aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Pelaku pasar mencatat nilai transaksi sebesar Rp24,15 triliun dengan volume 49,54 miliar saham.

Transaksi tersebut berlangsung dalam 3,04 juta kali perdagangan. Pada saat yang sama, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia kembali mencapai sekitar Rp15.000 triliun.

Berdasarkan data Refinitiv, seluruh sektor saham bergerak di zona hijau. Sektor perbankan menjadi penopang utama penguatan pasar pada perdagangan hari itu.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kantongi HAKI, PT Tren Gen Horizon Mantapkan Langkah di Industri Iklan Digital
GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar
Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal
Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia
Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
Job Fair Jakarta Utara 2026 Dibuka, Puluhan Perusahaan Cari Karyawan Baru dari Berbagai Bidang
AirAsia Siapkan Maskapai Baru, Siap Ekspansi Besar di Tengah Tekanan Harga Minyak
Kabar Baik untuk Tukang Ojek dan Sopir Angkot, 6,7 Juta Pekerja Rentan Kini Dapat BPJS Gratis
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:47 WIB

Kantongi HAKI, PT Tren Gen Horizon Mantapkan Langkah di Industri Iklan Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 04:00 WIB

GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:00 WIB

Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Berita Terbaru