JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif sepanjang periode Ramadan. Tekanan jual muncul dari investor asing yang melepas saham di tengah sentimen global dan sikap hati-hati pelaku pasar.
Sejumlah sesi perdagangan mencatat IHSG melemah ketika investor asing meningkatkan aksi jual bersih (net sell). Kondisi ini menekan saham berkapitalisasi besar, terutama pada sektor perbankan dan komoditas.
Analis menilai pelemahan IHSG terjadi karena kombinasi faktor eksternal dan internal. Sentimen global seperti ketidakpastian ekonomi, gejolak geopolitik, dan arah suku bunga global memengaruhi pergerakan pasar. Di sisi lain, investor domestik melakukan aksi ambil untung menjelang periode libur panjang.
Aksi jual asing dalam beberapa waktu terakhir mencapai ratusan miliar hingga triliunan rupiah dalam satu sesi perdagangan. Arus keluar dana tersebut menekan indeks lebih dalam, meski minat beli selektif dari pelaku pasar lain tetap muncul pada sejumlah saham.
Pelaku pasar masih mencermati potensi pemulihan IHSG. Arus dana asing yang kembali masuk dan stabilnya sentimen global dapat menopang penguatan indeks. Sejumlah analis juga mendorong investor untuk memilih saham dengan fundamental kuat di tengah volatilitas pasar.
Kesimpulan:
IHSG selama Ramadan menghadapi tekanan akibat aksi jual asing dan sentimen global. Investor domestik mengambil langkah hati-hati dan melakukan profit taking.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









