JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (6/3/2026) ditutup di level 7.585,69, turun 124,85 poin atau 1,62% dibandingkan penutupan sebelumnya di 7.710,54. Meskipun begitu, investor tetap memperhatikan pergerakan pasar yang fluktuatif di tengah tekanan global dan regional.
Rentang Pergerakan IHSG
Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 7.500,08 hingga 7.700,32. Sementara itu, titik tertinggi dan terendah 52 minggu masing-masing tercatat 9.174,47 dan 5.882,60. Kondisi ini menunjukkan volatilitas pasar yang cukup tinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Saham dan Sektor yang Mempengaruhi
Beberapa saham unggulan memengaruhi pergerakan indeks. Sebagai contoh,
BBRI (Bank Rakyat Indonesia) naik 2,13% ke level 3.670,00 IDR.
ANTM (Aneka Tambang) menguat 2,18% ke 4.040,00 IDR.
Selain itu, indeks global seperti Nikkei 225 naik 0,62%, Hang Seng Index menguat 1,72%, dan S&P 500 naik 1,33%, sehingga investor tetap mencari peluang meski IHSG terkoreksi.
Perspektif Analisis Teknikal
Analisis teknikal menunjukkan IHSG menghadapi tekanan di area support terdekat 7.500. Oleh karena itu, investor perlu memperhatikan sentimen terkait kinerja ekonomi domestik dan perkembangan geopolitik global.
Tren dan Prospek
Meski IHSG terkoreksi, beberapa sektor seperti perbankan dan pertambangan menunjukkan kinerja positif.
Dengan demikian, investor sebaiknya tetap selektif dalam memilih saham, memanfaatkan koreksi untuk akumulasi saham unggulan, serta terus mengikuti berita ekonomi dan kebijakan pemerintah yang memengaruhi pasar.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









