IHSG Jatuh 3,49%, Saham Konglomerat Ikut Terseret

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 3,49% pada sesi I perdagangan Senin (9/3/2026). Sejak pembukaan, IHSG melemah dari 7.374,31 dan mencapai titik terendah 7.156,68. Hingga pukul 12.05 WIB, IHSG berada di level 7.321,07, level yang terakhir terlihat pada Juli 2025.

Selain itu, investor meninggalkan saham-saham konglomerat Tanah Air. PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) turun 4,53% ke Rp7.375, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melemah 4,18% ke Rp1.490, dan PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) turun 5,03% ke Rp850. Sementara itu, PT Petrosea Tbk. (PTRO) menguat 1,81% ke Rp5.050.

Baca Juga :  Daihatsu Sigra 2026 Tetap Jadi MPV LCGC Favorit Keluarga

Dari Grup Djarum, investor melepas saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sehingga turun 1,79% ke Rp6.875, PT Remala Abadi Tbk. (DATA) melemah 7,81% ke Rp3.540, PT Supra Boga Lestari Tbk. (RANC) turun 3,77% ke Rp510, dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) turun 3,75% ke Rp462. Selain itu, investor juga melepas saham Boy Thohir dan Aburizal Bakrie secara signifikan.

Menurut David Kurniawan, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, pasar masih dibayangi sentimen negatif global dan domestik. Misalnya, Fitch Ratings merevisi outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, meski peringkat kredit tetap BBB. Selain itu, kebijakan ekonomi domestik yang agresif menimbulkan kekhawatiran investor tentang disiplin fiskal.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini 19 Mei 2026 Bergerak Terbatas, Investor Fokus ke Saham Komoditas di Tengah Tekanan Global

Akibatnya, investor menarik dana asing dari saham dan obligasi Indonesia dalam beberapa pekan terakhir. Oleh karena itu, pekan ini investor tetap fokus pada stabilitas ekonomi domestik, terutama setelah revisi outlook utang memicu kehati-hatian di pasar.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Jangan Lewatkan! Tambah Daya PLN Kini Lebih Hemat Hingga 50 Persen
Rupiah Awal Pekan 2026 Terkoreksi, BI Perkuat Intervensi Hadapi Tekanan Dolar AS
Harga BBM 11 Mei 2026: Solar Kian Mahal, Warga Cemas, Pertamax Masih Bertahan
Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global
Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal Dinilai Perkuat Otonomi Daerah
Honor Tumbuh Pesat di Pasar Global, Saat Xiaomi dan Oppo Hadapi Tantangan
Mahasiswa UNJA Desak Percepatan Jalan Dua Jalur Mendalo
Pemerintah Buka Rekrutmen TEP, Ribuan Lulusan D4/S1 Dikirim ke 53 Wilayah Transmigrasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:00 WIB

Jangan Lewatkan! Tambah Daya PLN Kini Lebih Hemat Hingga 50 Persen

Senin, 18 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Awal Pekan 2026 Terkoreksi, BI Perkuat Intervensi Hadapi Tekanan Dolar AS

Senin, 11 Mei 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM 11 Mei 2026: Solar Kian Mahal, Warga Cemas, Pertamax Masih Bertahan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global

Senin, 11 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal Dinilai Perkuat Otonomi Daerah

Berita Terbaru

Oplus_0

Dharmasraya

Warga Serbu Pasar Murah Pulau Punjung, Harga Sembako Lebih Murah

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00 WIB