Honda BeAT Tetap Jadi Skutik Favorit

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Honda BeAT terus menarik minat pengguna di Indonesia. Motor ini irit bahan bakar, ringan dikendarai, dan praktis untuk berbagai kondisi lalu lintas. Seiring meningkatnya biaya operasional kendaraan, efisiensi BBM BeAT tetap menjadi daya tarik utama. Varian dengan Idling Stop System (ISS) mencapai 63 km/liter dalam kondisi ideal.

 

Skutik Harian yang Siap Pakai Tanpa Drama

 

Bagi komuter perkotaan, pelajar, atau pekerja aktif, Honda BeAT selalu menjadi kendaraan siap pakai. Dimensinya ringkas sehingga pengendara mudah bermanuver di kemacetan. Bobot motor yang ringan dan biaya perawatan terjangkau membuatnya tetap favorit, meski banyak pesaing baru masuk ke pasar skutik.

 

Selain itu, Honda mendesain motor ini agar pengendara nyaman setiap hari. Dengan kata lain, rangka, mesin, dan fitur praktis bekerja bersama untuk membuat perjalanan lebih efisien.

 

Efisiensi BBM Jadi Daya Tarik Utama

 

Honda BeAT menonjol dalam konsumsi bahan bakar. Berdasarkan metode uji WMTC, varian standar menempuh sekitar 58,2 km/liter, sementara varian ISS bisa mencapai 63 km/liter. Mesin 110 cc memakai teknologi eSP (Enhanced Smart Power) dan sistem injeksi PGM-Fi, sehingga pembakaran lebih presisi dan mengurangi pemborosan BBM, terutama saat stop-and-go di jalan padat.

Baca Juga :  Kredit UMKM Menyusut, Bank Pilih Korporasi Besar

 

Selain itu, kapasitas tangki 4,2 liter memungkinkan motor menempuh lebih dari 240 km dalam satu kali isi penuh. Dengan kata lain, Honda BeAT ideal untuk perjalanan harian dan kerja.

Dimensi Ringkas, Lincah di Kemacetan

Honda BeAT memiliki panjang 1.876 mm dan lebar 669 mm, sehingga pengendara mudah menyelip di antrean kendaraan. Bobot kosong 87–89 kg memudahkan pengendalian. Tinggi jok 742 mm nyaman untuk berbagai postur tubuh.

Lebih lanjut, suspensi depan teleskopik dan lengan ayun belakang membuat perjalanan tetap nyaman di jalan tidak rata atau polisi tidur.

 

Fitur Praktis Penunjang Aktivitas Harian

 

Honda BeAT menghadirkan fitur yang langsung terasa manfaatnya:

 

Combined Brake System (CBS) untuk pengereman lebih stabil

ACG starter dengan suara halus saat menyalakan mesin

Lampu depan LED terang dan hemat energi

Bagasi bawah jok 12 liter untuk barang harian

Power outlet/USB charger di beberapa varian

Eco indicator membantu pengendara hemat BBM

 

Baca Juga :  Saham TIRT Melejit

Selain itu, motor menyediakan hook depan untuk kantong belanja dan kunci magnetik sebagai keamanan tambahan.

Mesin 110 cc yang Cukup untuk Ritme Kota

Mesin 110 cc Honda BeAT cukup untuk kebutuhan komuter. Motor menghasilkan tenaga 6,5–6,6 kW pada 7.500 rpm dan torsi 9,2–9,5 Nm pada 6.000 rpm. Dengan tenaga halus dan responsif, motor nyaman dikendarai di kecepatan rendah hingga menengah. Transmisi V-Matic memudahkan stop-and-go di perkotaan. Selain itu, pendingin udara membuat perawatan lebih sederhana.

 

Harga Terjangkau dan Dukungan Purna Jual

 

Honda menjual BeAT mulai dari belasan juta rupiah untuk varian standar hingga sekitar 20 jutaan untuk varian tertinggi. Jaringan dealer yang luas memudahkan pengendara melakukan servis dan membeli suku cadang. Selain itu, opsi cicilan dan nilai jual kembali yang stabil menjadikan Honda BeAT praktis dan ekonomis untuk pemakaian harian.

Kesimpulan: Skutik Irit dan Praktis untuk Sehari-hari

Secara keseluruhan, Honda BeAT tetap relevan sebagai skutik harian. Dengan kata lain, kombinasi irit BBM, fitur praktis, dimensi ringkas, dan harga bersahabat membuat motor ini tetap jadi favorit pengendara perkotaan.

Berita Terkait

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti
GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar
Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal
Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia
BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak
Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen
Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen
Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:44 WIB

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti

Senin, 18 Mei 2026 - 04:00 WIB

GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00 WIB

BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak

Berita Terbaru

Oplus_0

Ekonomi Digital

TikTok Shop Ubah Skema Komisi, Biaya Penjual Naik Tajam

Senin, 18 Mei 2026 - 19:44 WIB