SUNGAI PENUH – Harga ikan laut segar di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, dan pasar di Kabupaten Kerinci naik dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan ini terjadi karena pasokan berkurang.
Cuaca buruk melanda wilayah pesisir di Kabupaten Pesisir Selatan. Kondisi ini membuat nelayan tidak melaut dan mengganggu distribusi ikan ke Kerinci serta Sungai Penuh.
Pemasok ikan, Syaf Losiba, mengatakan hampir semua jenis ikan mengalami kenaikan harga. Rata-rata kenaikan mencapai Rp5.000 per kilogram. Beberapa jenis ikan mencatat kenaikan lebih tinggi karena stok terbatas.
“Pasokan ikan berkurang hingga 50 persen karena nelayan tidak melaut,” kata Syaf.
Berikut rincian harga:
1. Ikan sirik: Rp45.000 menjadi Rp50.000/kg
2. Ikan gembok: Rp70.000 menjadi Rp75.000/kg
3.Ikan tongkol: Rp35.000 menjadi Rp40.000/kg
4.Ikan serie: Rp55.000 menjadi Rp60.000/kg
5. Ikan tegeri: Rp85.000 menjadi Rp90.000/kg
Syaf menyebut pasokan ikan biasanya berasal dari Air Haji, Indrapura, dan wilayah lain di Kabupaten Pesisir Selatan. Saat ini distribusi berjalan tidak menentu.
Pedagang harus menghubungi agen pengepul lebih dulu untuk memastikan ketersediaan ikan. Pasokan tidak tersedia setiap hari.
Permintaan tinggi dari Padang ikut mendorong kenaikan harga di pasar Kerinci dan Sungai Penuh.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









