Gulai Ikan Semah, Cita Rasa Asli Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Kerinci tidak hanya terkenal dengan pemandangan alamnya, tetapi juga kuliner khas yang menggugah selera. Salah satu hidangan favorit wisatawan adalah gulai ikan semah, sajian tradisional yang menonjolkan cita rasa asli daerah.

 

Ikan Langka dari Sungai dan Danau Kerinci

 

Perlu diketahui bahwa ikan semah hanya hidup di sungai dan danau Kerinci. Dagingnya lembut dan sisiknya gurih, sehingga gulai ini berbeda dari gulai ikan pada umumnya. Dahulu, masyarakat hanya menyajikan hidangan ini saat acara adat atau untuk tamu istimewa. Namun kini, rumah makan tradisional di Kerinci menyajikan gulai ini bagi siapa saja yang ingin mencicipi kuliner legendaris.

Baca Juga :  Vasko Ruseimy Safari Ramadhan di Pasaman Barat

 

Rahasia Rasa dalam Setiap Suapan

 

Koki memasak gulai ikan semah dengan rempah khas Kerinci. Mereka menumis cabai rawit, bawang merah, bawang putih, jahe, dan laos sebelum menambahkan santan kelapa kental. Koki memasak ikan perlahan agar bumbu meresap sempurna. Dengan demikian, kuah menjadi kental, aromatik, dan kaya rasa.

 

Biasanya, wisatawan menyantap gulai ini bersama nasi putih hangat. Aroma rempah yang kuat dan rasa gurih ikan semah menciptakan pengalaman berbeda dari gulai ikan biasa.

Baca Juga :  Vasko Ruseimy Safari Ramadan di Mentawai

 

Mengapa Gulai Ikan Semah Wajib Dicoba?

 

Ikan Langka: Hanya hidup di sungai dan danau Kerinci.

 

Cita Rasa Khas: Perpaduan pedas, gurih, dan aroma rempah yang khas.

 

Warisan Budaya: Menunjukkan kekayaan tradisi kuliner Kerinci.

 

Singkatnya, gulai ikan semah bukan sekadar makanan. Hidangan ini mencerminkan budaya Kerinci dan menawarkan pengalaman kuliner autentik. Oleh karena itu, siapa pun yang berkunjung ke Jambi wajib mencicipinya.(Tim)

Berita Terkait

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa
Mulai Berlaku di NTT, Kendaraan Mati Pajak Tak Lagi Bebas Isi BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Pengawasan
39 Pemda Kewalahan Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Siapkan Bantuan Lewat TKD
Pemkab Dharmasraya Gandeng NU Hadapi Era Efisiensi, Ini Empat Fokus Program untuk Warga
Sekda Alpian Ungkap Kunci Pembangunan Sungai Penuh, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Baru
Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya
Akhiri Penantian Bertahun-Tahun, Jembatan Garuda di Kerinci Buka Jalur Emas Petani dan Ubah Wajah Ekonomi Desa
Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa

Senin, 29 Juni 2026 - 20:00 WIB

Mulai Berlaku di NTT, Kendaraan Mati Pajak Tak Lagi Bebas Isi BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Pengawasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

39 Pemda Kewalahan Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Siapkan Bantuan Lewat TKD

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemkab Dharmasraya Gandeng NU Hadapi Era Efisiensi, Ini Empat Fokus Program untuk Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 13:00 WIB

Sekda Alpian Ungkap Kunci Pembangunan Sungai Penuh, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Baru

Berita Terbaru