Google Hadirkan Gemini Go di Google Android Go, HP Murah Kini Masuki Era AI Generatif

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Google memperluas jangkauan kecerdasan buatannya dengan menghadirkan Gemini Go untuk perangkat Android Go Edition. Langkah ini membuka peluang besar bagi pengguna smartphone murah agar bisa menikmati fitur AI generatif tanpa harus memiliki ponsel kelas menengah atau flagship.

Kehadiran Gemini Go menjadi bagian dari strategi Google untuk mempercepat adopsi AI di seluruh ekosistem Android. Dengan pendekatan ini, perusahaan ingin memastikan teknologi kecerdasan buatan tidak hanya dinikmati pengguna perangkat mahal, tetapi juga merata hingga ke segmen entry-level.

Android Go Masuki Era AI Baru

Android Go selama ini hadir sebagai sistem operasi ringan yang menyasar smartphone dengan spesifikasi terbatas, terutama RAM kecil dan penyimpanan minimal. Sistem ini membantu perangkat murah tetap berjalan lancar tanpa membebani hardware.

Namun, Google kini mengubah arah pengembangannya. Alih-alih hanya fokus pada efisiensi, Android Go mulai masuk ke era kecerdasan buatan melalui Gemini Go, versi ringan dari keluarga Gemini AI.

Google merancang Gemini Go agar tetap berjalan optimal di perangkat dengan RAM minimal 2GB. Menariknya, standar ini sudah umum pada banyak smartphone Android Go yang beredar di pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dengan langkah ini, Google membuka akses AI ke jutaan pengguna baru yang sebelumnya tidak pernah bersentuhan dengan teknologi generatif berbasis asisten pintar.

Gemini Go Gantikan Google Assistant Go

Google sekaligus menghentikan peran Google Assistant Go dan menggantinya dengan Gemini Go. Perubahan ini menandai pergeseran besar dari asisten berbasis perintah sederhana menuju AI yang lebih kontekstual dan interaktif.

Pengguna dapat mengakses Gemini Go melalui aplikasi Google Search. Selain itu, Google menyediakan cara cepat untuk memanggil asisten ini, yakni dengan menekan tombol Home atau tombol daya pada perangkat yang mendukung.

Baca Juga :  Android Bisa Kirim Foto ke iPhone Tanpa WhatsApp, Ini Daftar HP yang Kebagian Fitur Baru Google

Integrasi ini membuat pengalaman pengguna terasa lebih praktis karena tidak membutuhkan aplikasi tambahan yang berat atau proses instalasi rumit.

Fitur Tetap Lengkap Meski Versi Ringan

Meski hadir sebagai versi ringan, Gemini Go tetap membawa kemampuan yang cukup luas untuk kebutuhan harian. Google merancangnya agar bisa membantu pengguna dalam berbagai aktivitas digital.

Beberapa fungsi utama yang tersedia antara lain:

Melakukan panggilan telepon dan mengirim pesan teks

Mengecek estimasi waktu perjalanan

Mencari lokasi penting seperti restoran atau stasiun pengisian daya kendaraan listrik

Mengatur alarm dan kalender

Memutar musik atau media

Selain itu, Gemini Go juga mendukung unggahan file seperti dokumen dan foto ke dalam percakapan. Fitur ini membantu AI memahami konteks lebih dalam saat pengguna memberikan perintah atau pertanyaan.

Dengan kemampuan tersebut, Google ingin menghadirkan pengalaman seperti asisten pribadi, meskipun dijalankan di perangkat dengan spesifikasi rendah.

Strategi Google Perluas Ekosistem AI

Peluncuran Gemini Go tidak hanya soal fitur baru, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang Google dalam memperluas ekosistem AI.

Dengan menjangkau pengguna Android Go, Google memperbesar basis pengguna Gemini secara signifikan. Hal ini juga memperkuat posisi perusahaan dalam persaingan AI global yang semakin ketat.

Selain itu, langkah ini membuka peluang bagi pengembang aplikasi untuk menciptakan layanan berbasis AI yang lebih ringan dan ramah perangkat murah.

Baca Juga :  Gelombang PHK Teknologi Global Menguat, Meta dan Microsoft Pangkas Ribuan Karyawan di Era AI

Ketersediaan Diluncurkan Bertahap

Google menyatakan bahwa Gemini Go akan hadir secara bertahap di berbagai wilayah. Proses distribusi ini mengikuti pola pembaruan sistem Android sebelumnya yang memang dilakukan secara gradual.

Pengguna kemungkinan harus menunggu beberapa minggu hingga pembaruan tersedia di perangkat mereka. Google juga memastikan bahwa kompatibilitas akan mengikuti standar Android Go terbaru, sehingga tidak semua perangkat lama langsung mendapatkan akses.

Dampak untuk Pengguna HP Murah

Kehadiran Gemini Go berpotensi mengubah cara pengguna smartphone murah berinteraksi dengan teknologi. Sebelumnya, fitur AI canggih hanya tersedia di perangkat premium dengan chip dan RAM besar.

Kini, pengguna kelas entry-level bisa menikmati pengalaman yang lebih modern, mulai dari pencarian cerdas hingga bantuan produktivitas berbasis AI.

Perubahan ini juga memperkecil kesenjangan teknologi antara pengguna perangkat murah dan mahal, terutama di negara berkembang yang masih didominasi smartphone entry-level.

FAQ

1. Apa itu Gemini Go?

Gemini Go adalah versi ringan dari AI Gemini milik Google yang dirancang untuk perangkat Android Go dengan spesifikasi rendah.

2. Apakah Gemini Go menggantikan Google Assistant Go?

Ya, Google secara resmi menggantikan Google Assistant Go dengan Gemini Go.

3. Berapa spesifikasi minimal untuk menjalankan Gemini Go?

Perangkat minimal membutuhkan RAM 2GB untuk menjalankan fitur Gemini Go.

4. Fitur apa saja yang tersedia?

Fitur mencakup panggilan telepon, pesan, navigasi, alarm, kalender, pemutaran media, hingga analisis file sederhana.

5. Kapan Gemini Go tersedia?

Google merilisnya secara bertahap di berbagai negara, sehingga waktu ketersediaan berbeda pada tiap perangkat.(Tim)

Berita Terkait

Cukup Tap dari Jam Tangan, Galaxy Watch8 Hadirkan Cara Bayar Harian Super Cepat Tanpa Dompet
TECNO POVA 8 Guncang Pasar HP Gaming: Baterai 8000mAh, Alive Matrix Mirip Nothing Phone Siap Rilis
Vivo V70 Lite 5G Rilis, Bawa Dimensity 7400 Turbo dan Baterai 6.500 mAh Jadi Andalan Baru di Kelas Menengah
Xiaomi 15 di 2026, Flagship Lama yang Masih Tangguh Lawan HP Baru
Tren HP Realme 2026 Berubah, Snapdragon RAM 8 GB Kini Makin Terjangkau untuk Gaming dan Multitasking
Bukan Sekadar Nama Besar, Samsung Galaxy S25 Masih Jadi Pilihan Favorit di 2026
Android Bisa Kirim Foto ke iPhone Tanpa WhatsApp, Ini Daftar HP yang Kebagian Fitur Baru Google
AnTuTu Mei 2026 Bikin Kejutan: HP Gaming Rebut Takhta, Samsung dan Xiaomi Tak Masuk 10 Besar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:00 WIB

Cukup Tap dari Jam Tangan, Galaxy Watch8 Hadirkan Cara Bayar Harian Super Cepat Tanpa Dompet

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:00 WIB

Google Hadirkan Gemini Go di Google Android Go, HP Murah Kini Masuki Era AI Generatif

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:00 WIB

TECNO POVA 8 Guncang Pasar HP Gaming: Baterai 8000mAh, Alive Matrix Mirip Nothing Phone Siap Rilis

Senin, 8 Juni 2026 - 11:00 WIB

Vivo V70 Lite 5G Rilis, Bawa Dimensity 7400 Turbo dan Baterai 6.500 mAh Jadi Andalan Baru di Kelas Menengah

Senin, 8 Juni 2026 - 04:00 WIB

Xiaomi 15 di 2026, Flagship Lama yang Masih Tangguh Lawan HP Baru

Berita Terbaru