Emas Meroket, Warga Turki Raup Kekayaan Fantastis

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Seiring kecintaan masyarakat Turki terhadap emas, mereka meraih hasil signifikan dalam setahun terakhir. Lonjakan harga emas global meningkatkan nilai kepemilikan warga hingga sekitar US$ 300 miliar, sehingga total stok emas nasional mencapai lebih dari US$ 750 miliar, hampir setengah dari Produk Domestik Bruto (PDB) Turki sebesar US$ 1,57 triliun.

Menurut Reuters, meskipun kenaikan kekayaan ini menggembirakan, fenomena ini memperkuat daya beli domestik dan memperlambat upaya pemerintah menekan inflasi. Selain itu, warga menyimpan sekitar US$ 600 miliar emas di luar sistem perbankan, atau menyebutnya “under the mattress”. Mereka memilih tradisi menyimpan emas fisik karena merasa aman, mudah dipindahkan, dan nyata.

Baca Juga :  Harga Emas Tembus Rp2,9 Juta per Gram, Perubahan Pola Investasi Masyarakat Makin Terlihat

Nilai koin, gelang, dan perhiasan lainnya naik hampir dua kali lipat dalam setahun, sehingga mendorong belanja masyarakat meski inflasi tahunan masih di atas 30%. Ekonom menilai fenomena ini memperlambat jalur disinflasi, sehingga bank sentral memotong suku bunga lebih lambat dari perkiraan.

Harga emas global sempat menembus US$ 5.000 per ons troin bulan lalu, karena gangguan perdagangan global dan ketidakstabilan geopolitik. Oleh karena itu, reli emas memberi warga Turki sedikit kelegaan setelah hampir satu dekade menghadapi krisis inflasi dan pelemahan mata uang.

Baca Juga :  Saham ANTM Turun 2,18% ke Rp4.040

“Saya sudah setahun membeli emas fisik sedikit demi sedikit setiap kali punya tabungan. Saya yakin harganya akan terus naik dan berencana membeli mobil,” ujar Furkan (21), teknisi pendingin udara di Istanbul.

Dengan kondisi ini, warga Turki tetap mengutamakan emas sebagai aset favorit dan menjadikannya simbol perlindungan kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kantongi HAKI, PT Tren Gen Horizon Mantapkan Langkah di Industri Iklan Digital
GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar
Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal
Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia
Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
Job Fair Jakarta Utara 2026 Dibuka, Puluhan Perusahaan Cari Karyawan Baru dari Berbagai Bidang
AirAsia Siapkan Maskapai Baru, Siap Ekspansi Besar di Tengah Tekanan Harga Minyak
Kabar Baik untuk Tukang Ojek dan Sopir Angkot, 6,7 Juta Pekerja Rentan Kini Dapat BPJS Gratis
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:47 WIB

Kantongi HAKI, PT Tren Gen Horizon Mantapkan Langkah di Industri Iklan Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 04:00 WIB

GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:00 WIB

Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

Bocoran iPhone Lipat Picu Perang Desain Smartphone Global

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:01 WIB

Oplus_0

Otomotif

Honda BeAT 2019–2020 Masih Diburu, Harga Bekas Rp10 Jutaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:00 WIB