Ekonomi RI Makin Kencang 

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menatap 2026 dengan optimisme tinggi. Dewan Gubernur BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional berada pada kisaran 4,9 hingga 5,7 persen sepanjang tahun depan.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyampaikan langsung proyeksi tersebut dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Februari 2026, Kamis (19/2/2026).
“BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2026 berada dalam rentang 4,9 sampai 5,7 persen,” ujar Perry.

BI Tegaskan Optimisme Pertumbuhan

Dalam paparan RDG Februari 2026, BI menegaskan optimisme terhadap kinerja ekonomi nasional. Bank sentral melihat ruang pertumbuhan tetap terbuka meski ekonomi global bergerak dinamis.
Karena itu, BI menjaga kebijakan moneter dan makroprudensial tetap akomodatif. Langkah tersebut bertujuan mendorong ekspansi ekonomi dan menjaga stabilitas.

Kuartal I 2026 Berpotensi Melonjak

Perry memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 melampaui capaian kuartal IV-2025 yang mencapai 5,39 persen. Sepanjang 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen.
Dengan tren tersebut, sejumlah indikator menunjukkan peningkatan aktivitas produksi dan konsumsi sejak awal tahun. Data awal memperlihatkan dunia usaha dan rumah tangga mulai meningkatkan belanja dan produksi.

Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekspansi

BI melihat konsumsi rumah tangga terus meningkat. Stimulus kebijakan dan pelonggaran moneter mendorong daya beli masyarakat. Ekspektasi konsumen ikut menguat dan mempercepat transaksi.
Momentum hari besar keagamaan seperti Imlek, Nyepi, dan Idulfitri turut menggerakkan sektor ritel, transportasi, dan pariwisata. Pelaku usaha memanfaatkan periode tersebut untuk meningkatkan penjualan dan layanan.

Pemerintah Genjot Investasi dan Hilirisasi

Selain konsumsi, investasi juga menunjukkan tren positif. Pemerintah mempercepat belanja dan menjalankan proyek strategis nasional, termasuk program hilirisasi sumber daya alam.
Program hilirisasi mendorong industri mengolah komoditas mentah menjadi produk bernilai tambah. Pelaku industri memperluas kapasitas produksi dan membuka lapangan kerja baru.
Kombinasi konsumsi yang kuat dan investasi yang terus tumbuh memperkokoh fondasi ekonomi nasional. BI pun meyakini ekonomi Indonesia mampu melaju lebih cepat sepanjang 2026.
Baca Juga :  Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap
Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot
Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar
PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya
Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya
Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:00 WIB

Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00 WIB

PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:00 WIB

Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang

Berita Terbaru