SUNGAI PENUH – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sungai Penuh bekerja sama dengan pelaku UMKM menggelar Lomba Parade Batik Kreasi Kota Sungai Penuh pada Sabtu, 25 April 2026. Panitia memilih Gedung Nasional sebagai lokasi kegiatan yang juga menjadi pusat pertemuan budaya dan ekonomi kreatif di daerah tersebut.
DWP Kota Sungai Penuh mendorong kegiatan ini sebagai ruang kolaborasi antara perajin batik, desainer lokal, dan pelaku usaha mikro kecil menengah. Mereka menghadirkan ajang yang tidak hanya menonjolkan karya seni, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi lokal.
Parade Batik Tampilkan Kreativitas Perajin Lokal
Para perajin batik dari berbagai wilayah Kota Sungai Penuh menampilkan karya terbaik mereka dalam parade tersebut. Mereka mengusung motif khas daerah yang dipadukan dengan sentuhan modern agar lebih menarik bagi pasar generasi muda.
Peserta lomba tidak hanya menampilkan busana batik, tetapi juga menonjolkan proses kreatif di balik setiap motif. Penonton yang hadir menyaksikan langsung ragam inovasi yang lahir dari tangan-tangan kreatif perajin lokal.
Desainer Edo Edwar Paniago Dorong Inovasi Batik
Desainer Edo Edwar Paniago ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Ia memberikan kontribusi berupa ide desain yang menggabungkan unsur tradisi dan gaya kontemporer.
Edo mendorong para perajin untuk terus berinovasi agar batik Sungai Penuh mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional. Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan identitas budaya dalam setiap karya.
UMKM Coffee Shop dan Produk Lokal Ramaikan Acara
Selain parade batik, panitia membuka ruang bagi pelaku UMKM dari berbagai sektor untuk memamerkan produk mereka. Pelaku usaha coffee shop lokal ikut meramaikan acara dengan membuka stand minuman dan makanan olahan khas daerah.
Pengunjung memadati area stand UMKM sejak pagi. Mereka menikmati produk lokal sambil menyaksikan rangkaian kegiatan parade batik yang berlangsung di gedung utama.
DWP Dorong Ekonomi Lokal dan Pelestarian Budaya
Ketua DWP Kota Sungai Penuh, Winda Rahayu, SE.,MM Alpian, menegaskan komitmen organisasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menilai kolaborasi ini mampu memperkuat posisi UMKM sekaligus melestarikan budaya batik sebagai identitas daerah.
“DWP Kota Sungai Penuh mendorong kegiatan ini sebagai ruang kreativitas sekaligus dukungan nyata bagi UMKM. Kami ingin batik tetap hidup sebagai identitas budaya, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” kata Winda.
Ia juga menegaskan bahwa DWP akan terus memperluas kerja sama lintas sektor agar pelaku usaha perempuan memiliki ruang lebih besar dalam pembangunan daerah.
Antusiasme Tinggi dan Harapan Ke Depan
Pengunjung dan peserta menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara berlangsung. Suasana Gedung Nasional tampak ramai oleh pengunjung yang ingin menyaksikan parade sekaligus berbelanja produk UMKM lokal.
Panitia berharap kegiatan ini menjadi agenda berkelanjutan di Kota Sungai Penuh. Mereka menargetkan kegiatan serupa dapat memperkuat promosi produk lokal dan membawa UMKM daerah menuju pasar yang lebih luas.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









