JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5,6 persen pada kuartal I 2026. Pemerintah menyiapkan stimulus diskon tarif transportasi pada libur Hari Besar Nasional (HBN) Idul Fitri 2026 untuk mendukung target tersebut.
Stimulus Transportasi Didorong untuk Gerakkan Ekonomi
Dalam kebijakan tersebut, Purbaya menjelaskan pemerintah memberikan diskon transportasi untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Kebijakan ini meningkatkan mobilitas masyarakat. Selain itu, kebijakan ini menjaga daya beli masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Selain itu, pemerintah melanjutkan program insentif HBN sebelumnya karena program tersebut memberi dampak positif terhadap perekonomian nasional.
Insentif HBN Sebelumnya Tunjukkan Dampak Positif
Sebelumnya, masyarakat meningkatkan mobilitas dan aktivitas pariwisata pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kondisi ini mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal IV hingga sekitar 5,39 persen.
Oleh karena itu, pemerintah menilai pola peningkatan ekonomi tersebut berpotensi kembali muncul pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Pemerintah Siapkan Anggaran Diskon Transportasi Rp911 Miliar
Untuk mendukung kebijakan tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran diskon transportasi sekitar Rp911,16 miliar. Pemerintah mengambil dana dari APBN dan dukungan non-APBN.
Melalui kebijakan ini, pemerintah menyasar berbagai moda transportasi. Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap mampu menjangkau layanan transportasi selama musim mudik.
Diskon Tarif Berlaku untuk Berbagai Moda Transportasi
Secara rinci, pemerintah memberikan diskon tiket kereta api sebesar 30 persen untuk perjalanan periode 14–29 Maret 2026. Pemerintah menargetkan 1,2 juta penumpang.
Selanjutnya, pemerintah memberikan diskon tarif kapal Pelni sebesar 30 persen pada periode 11 Maret hingga 5 April 2026. Pemerintah menargetkan 445 ribu penumpang.
Selain itu, pemerintah menggratiskan komponen jasa kepelabuhanan pada layanan penyeberangan ASDP periode 12–31 Maret 2026. Pemerintah menargetkan 945 ribu kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
Sementara itu, pemerintah memberikan diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 17 hingga 18 persen pada periode 14–29 Maret 2026. Pemerintah menargetkan 3,3 juta penumpang.
Dorong Mobilitas dan Daya Beli Masyarakat Saat Lebaran
Melalui kebijakan ini, pemerintah menekan biaya perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran. Di sisi lain, pemerintah juga mendorong aktivitas ekonomi di daerah tujuan mudik.
Pada akhirnya, pemerintah menargetkan momentum Ramadhan dan Idul Fitri 2026 mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada awal tahun.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









