JAKARTA – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) menargetkan marketing sales sebesar Rp563 miliar pada 2026. Perusahaan pengembang kawasan PIK 2 ini mengandalkan penguatan ekosistem kawasan, termasuk operasional NICE dan rencana pembukaan Hotel Hilton PIK 2.
Presiden Direktur CBDK Steven Kusumo menyatakan perusahaan fokus mengoptimalkan penjualan kavling tanah komersial di kawasan CBD PIK 2. Ia menilai minat pelaku usaha mulai pulih untuk mengamankan lahan di lokasi strategis.
“Target marketing sales 2026 mencerminkan fokus kami dalam mengoptimalkan monetisasi kavling tanah komersial di kawasan CBD PIK2,” kata Steven.
CBDK juga memperkuat daya tarik kawasan melalui pengembangan fasilitas MICE. Nusantara International Convention Exhibition (NICE) kini sudah beroperasi dan menjadi salah satu pusat kegiatan besar di Indonesia.
Perusahaan menargetkan Hotel Hilton PIK 2 mulai beroperasi pada 2026. Kehadiran dua proyek tersebut diyakini mendorong pendapatan berulang dan memperkuat aktivitas bisnis di kawasan.
Dari sisi kinerja, CBDK mencatat laba bersih Rp1,36 triliun pada 2025. Capaian itu naik 47,53 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp924,75 miliar.
Pendapatan bersih perusahaan juga naik 11,32 persen menjadi Rp2,5 triliun dari sebelumnya Rp2,24 triliun. Segmen real estat menyumbang Rp2,46 triliun, sementara bisnis konvensi menyumbang Rp39,39 miliar.
CBDK berhasil menekan beban pokok pendapatan 12,96 persen menjadi Rp850,03 miliar. Kondisi itu mendorong laba kotor naik 29,96 persen menjadi Rp1,65 triliun pada 2025.
Dari sisi neraca, total aset CBDK tumbuh 11,38 persen menjadi Rp22,57 triliun. Ekuitas perusahaan melonjak 43,97 persen menjadi Rp11,98 triliun, sementara liabilitas turun 11,33 persen menjadi Rp10,59 triliun.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









