BNI Setop Internet Banking Mulai April, Ini Tanggalnya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) akan menutup layanan Internet Banking secara bertahap mulai 21 April 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi digital perusahaan. Melalui langkah tersebut, BNI menghadirkan layanan perbankan yang lebih terintegrasi dan modern.

Selanjutnya, manajemen BNI menjelaskan bahwa perusahaan akan mengalihkan layanan transaksi digital ke dua platform utama. Nasabah individu akan menggunakan aplikasi wondr by BNI. Sementara itu, nasabah bisnis akan menggunakan layanan BNIdirect.

“Mulai 21 April 2026 akses layanan Internet Banking akan kami tutup secara bertahap,” tulis manajemen BNI dalam pengumuman resmi, Jumat (6/3/2026).

Nasabah Individu Gunakan wondr by BNI

Baca Juga :  Ellen May Ikut Akumulasi Saham BBRI, Susul Lo Kheng Hong

Oleh karena itu, BNI mengimbau nasabah individu untuk memindahkan aktivitas transaksi ke aplikasi wondr by BNI. Aplikasi ini menyediakan tiga fitur utama, yaitu Transaksi, Insight, dan Growth.

Melalui aplikasi tersebut, nasabah dapat melakukan transaksi harian, memantau kondisi keuangan, serta mengakses layanan investasi dengan lebih praktis.
BNIdirect Dukung Kebutuhan Nasabah Bisnis

Sementara itu, BNI menghadirkan BNIdirect sebagai solusi digital untuk nasabah bisnis. Platform ini mendukung berbagai kebutuhan operasional usaha.
Nasabah bisnis dapat melakukan transfer instan, menjalankan transaksi massal, serta memantau pemasukan dan pengeluaran melalui laporan keuangan digital.

Selain itu, BNIdirect menyediakan sistem otorisasi transaksi yang lebih praktis. Fitur ini membantu pelaku usaha, khususnya segmen usaha kecil dan menengah (SME).

Baca Juga :  Kerinci Percepat Digitalisasi, Seluruh ASN Segera Miliki Tanda Tangan Elektronik

BNI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan

Di sisi lain, BNI juga mengingatkan nasabah agar tetap waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan bank.
Manajemen BNI menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah seperti OTP, PIN, CVC, User ID, maupun password.

Karena itu, BNI meminta nasabah untuk tidak membagikan data rahasia kepada pihak mana pun demi menjaga keamanan transaksi perbankan.

Terakhir, BNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah yang terus mempercayakan kebutuhan transaksi keuangan kepada perusahaan tersebut.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kuota Internet Hangus Digugat Lagi ke MK, Polemik Konsumen Kembali Jadi Sorotan
Tak Jadi Guru, Sarjana Pendidikan Ini Pilih Jalur Koperasi Demi Nafkah Keluarga
Mahasiswa Gugat Kuota Internet Hangus ke MK, Dorong Keadilan Hak Konsumen
Fly Over Jambi–Sumbar Diusulkan, Sungai Penuh Bidik Jalur Cepat, Ini Dampaknya
Tak Bisa Pindah? ASN Gugat Aturan Ini ke MK, Ini Pemicunya
Ekonomi Desa Jadi Penopang Utama, Prabowo Soroti Kekuatan Domestik di Tengah Tekanan Rupiah
Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti
BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:00 WIB

Kuota Internet Hangus Digugat Lagi ke MK, Polemik Konsumen Kembali Jadi Sorotan

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:00 WIB

Tak Jadi Guru, Sarjana Pendidikan Ini Pilih Jalur Koperasi Demi Nafkah Keluarga

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:00 WIB

Mahasiswa Gugat Kuota Internet Hangus ke MK, Dorong Keadilan Hak Konsumen

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:00 WIB

Fly Over Jambi–Sumbar Diusulkan, Sungai Penuh Bidik Jalur Cepat, Ini Dampaknya

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:00 WIB

Tak Bisa Pindah? ASN Gugat Aturan Ini ke MK, Ini Pemicunya

Berita Terbaru