Mulai 15 Juli, Nasabah Bank Mandiri Keluar Biaya Tambahan, Tarik Tunai Tanpa Kartu dan Top Up GoPay Berubah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Nasabah Bank Mandiri perlu menyiapkan biaya tambahan saat memanfaatkan layanan digital mulai pertengahan Juli 2026. Bank pelat merah tersebut resmi mengubah tarif dua layanan yang selama ini banyak digunakan, yakni tarik tunai tanpa kartu melalui Livin’ by Mandiri dan top up GoPay.

Perubahan tarif itu mulai berlaku pada 15 Juli 2026. Setelah tanggal tersebut, setiap transaksi tarik tunai tanpa kartu akan dikenai biaya administrasi, sementara biaya top up GoPay juga mengalami kenaikan.

Kebijakan baru ini menjadi bagian dari penyesuaian layanan digital Bank Mandiri. Melalui langkah tersebut, perseroan ingin menjaga kualitas layanan transaksi elektronik agar tetap cepat, stabil, dan nyaman digunakan oleh seluruh nasabah.

Tarik Tunai Tanpa Kartu Kini Dikenai Biaya

Mulai 15 Juli 2026, Bank Mandiri mengenakan biaya Rp500 untuk setiap transaksi tarik tunai tanpa kartu atau cardless withdrawal melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.

Sebelumnya, nasabah dapat menikmati layanan tersebut tanpa biaya. Kini, setiap kali membuat token penarikan tunai, sistem akan menampilkan biaya administrasi sebelum nasabah menyelesaikan transaksi.

Bank Mandiri juga menjelaskan bahwa nominal tersebut menjadi acuan umum. Perseroan dapat menerapkan struktur biaya yang berbeda sesuai ketentuan yang berlaku dan akan menampilkan informasinya pada halaman konfirmasi transaksi.

Selain itu, aplikasi Livin’ by Mandiri akan menampilkan rincian biaya pada beberapa tahapan, mulai dari halaman konfirmasi, hasil transaksi, daftar token, notifikasi inbox, hingga fitur berbagi token.

Baca Juga :  Email Tengah Malam Guncang Kantor Meta, Ribuan Karyawan Kena Perombakan Besar di Era AI

Alasan Bank Mandiri Mengubah Tarif

Bank Mandiri menyatakan penyesuaian biaya bertujuan meningkatkan kualitas layanan digital kepada nasabah.

Perseroan ingin menjaga keandalan sistem, mempercepat proses transaksi, serta memastikan seluruh layanan digital tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya penggunaan aplikasi perbankan.

Melalui kebijakan tersebut, Bank Mandiri berharap nasabah tetap memperoleh pengalaman transaksi yang aman, lancar, dan nyaman.

Biaya Top Up GoPay Ikut Bertambah

Tidak hanya layanan tarik tunai tanpa kartu, Bank Mandiri juga menaikkan biaya administrasi untuk transaksi top up GoPay.

Mulai 15 Juli 2026, biaya top up GoPay berubah dari Rp1.000 menjadi Rp1.200 per transaksi.

Kenaikan tarif tersebut berlaku di seluruh kanal layanan Bank Mandiri, termasuk ATM, Livin’ by Mandiri, Mandiri Cash Management (MCM), teller, serta kanal transaksi lainnya.

Menurut Bank Mandiri, perubahan biaya itu mengikuti penyesuaian mekanisme dari penyedia jasa layanan.

Saat nasabah melakukan transaksi, sistem akan langsung menampilkan biaya administrasi pada halaman konfirmasi. Setelah nasabah menyetujui transaksi, sistem akan memotong biaya administrasi bersamaan dengan nominal top up.

Nasabah Perlu Memperhatikan Biaya Sebelum Bertransaksi

Bank Mandiri mengimbau seluruh nasabah untuk memeriksa rincian biaya sebelum menyelesaikan transaksi digital.

Baca Juga :  Cara BI Menjaga Rupiah Jadi Sorotan Bank Dunia, Ini Strateginya

Langkah tersebut membantu nasabah mengetahui total dana yang akan terpotong dari rekening sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman saat transaksi berlangsung.

Dengan berlakunya kebijakan baru ini, layanan tarik tunai tanpa kartu tidak lagi menjadi layanan gratis. Sementara itu, transaksi top up GoPay juga memerlukan biaya administrasi yang sedikit lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Seluruh penyesuaian tarif tersebut mulai berlaku efektif pada 15 Juli 2026 dan akan tetap digunakan hingga Bank Mandiri mengeluarkan kebijakan terbaru.

FAQ

Kapan biaya baru mulai berlaku?

Seluruh penyesuaian biaya mulai berlaku pada 15 Juli 2026.

Berapa biaya tarik tunai tanpa kartu di Livin’ by Mandiri?

Bank Mandiri mengenakan biaya Rp500 untuk setiap transaksi tarik tunai tanpa kartu.

Apakah biaya top up GoPay juga berubah?

Ya. Biaya administrasi top up GoPay naik dari Rp1.000 menjadi Rp1.200 per transaksi.

Di mana saja kenaikan biaya top up GoPay berlaku?

Kebijakan tersebut berlaku di seluruh kanal Bank Mandiri, seperti ATM, Livin’ by Mandiri, Mandiri Cash Management (MCM), teller, dan kanal transaksi lainnya.

Mengapa Bank Mandiri melakukan penyesuaian tarif?

Bank Mandiri menyebut penyesuaian biaya bertujuan menjaga kualitas layanan digital agar tetap andal, cepat, aman, dan nyaman bagi nasabah.(Tim)

Berita Terkait

Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP
Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang
22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya
Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya
Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka
Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru
HIPMI Sungai Penuh Bidik Peluang Ekonomi Baru, Ini Pesan Sekda Alpian
Helmi Hasan Soroti Kekompakan Bank Bengkulu, Dua Posisi Direksi Jadi Agenda RUPS
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:19 WIB

22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka

Berita Terbaru