Arang Jadi Solusi Mobil Tetap Jalan di Tengah Krisis BBM 

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Krisis bahan bakar mendorong warga Kuba mencari solusi. Mereka ingin tetap memakai mobil.

Seorang mekanik memanfaatkan arang sebagai pengganti bensin. Ia mengubah sistem kendaraan agar memakai sumber energi tersebut.

Cara ini membuat mobil tetap beroperasi saat bensin langka.

Baca Juga :  China Operasikan Turbin Angin Lepas Pantai Terbesar Dunia

Mekanik itu memasang alat sederhana di bagian belakang mobil. Alat itu membakar arang. Proses itu menghasilkan gas untuk menggerakkan mesin.

Ia merakit alat tersebut dari barang bekas di bengkel rumahan.

Metode ini memberi alternatif murah. Warga tetap bisa berkendara tanpa bensin.

Baca Juga :  BYD Gegerkan Industri Otomotif, Klaim Teknologi ADAS Tekan Risiko Kecelakaan hingga 80 Persen

Keterbatasan pasokan minyak memicu kelangkaan BBM di Kuba. Kondisi ini mengganggu aktivitas harian warga.

Inovasi ini menarik perhatian banyak orang. Mereka menilai cara ini praktis dan terjangkau.

Krisis mendorong warga beradaptasi. Mereka terus mencari cara agar tetap bisa beraktivitas.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028
Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar
Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi
Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026
Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia
Ribuan Pelamar Rela Antre 2 Kilometer Sejak Subuh, Gaji Awal Pekerjaan Ini Tembus Rp15 Juta
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Tertekan dan Pasar Bersiap Hadapi Perubahan Besar
Iran Bersiap Masuk Era Baru, Investasi Rp5.310 Triliun Mengalir Usai Kesepakatan Damai dengan AS
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar

Senin, 22 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:00 WIB

Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:00 WIB

Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia

Berita Terbaru