JAKARTA – Pemandangan hangat mewarnai pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (21/3/2026). Seusai salat, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang akrab dengan Didit Hediprasetyo, putra Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Anies mengenakan pakaian hijau muda dan berbincang cukup lama dengan Didit di area masjid. Keduanya berinteraksi hangat dan akrab di hadapan awak media.
Dalam kesempatan itu, Anies menyampaikan pujian terhadap kepribadian Didit. Ia menilai Didit sebagai sosok muda yang menjunjung tinggi adab dan tata krama, meski tumbuh dalam lingkungan dengan berbagai kemudahan.
“Mas Didit itu sahabat dengan anak-anak kami juga, dengan kami. Kami senang bisa salat Id bersama. Selama ini kami juga terus berhubungan,” ujar Anies kepada awak media.
Sorot Sikap Rendah Hati Didit Prabowo
Anies menyoroti sikap rendah hati Didit selama berada di masjid. Ia melihat Didit tidak menonjolkan diri dan memilih duduk di barisan belakang meski memiliki latar belakang keluarga tokoh nasional.
“Saya salut Mas Didit itu rendah hati. Ia selalu menyapa dan menjangkau semua orang. Anda lihat tadi, beliau duduk di belakang meski diminta ke depan,” ungkapnya.
Anies juga mengapresiasi inisiatif Didit yang aktif menyapa para senior setelah salat selesai. Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan kepribadian yang baik dan rasa hormat kepada orang lain.
“Sebagai yang lebih muda, beliau menyapa semua yang lebih tua. Itu menunjukkan pribadi yang baik, rendah hati, dan humble,” tambah Anies.
Kedekatan keduanya terlihat saat Didit menanyakan keberadaan istri Anies, Fery Farhati. Anies menyebut Didit memiliki hubungan yang cukup dekat dengan keluarganya.
“Setelah acara, dia bertanya, ‘Pak Anies, Bu Fery-nya mana?’. Selama ini beliau memang berhubungan dengan istri saya. Lalu ia datang ke belakang untuk menemui Fery,” tutur Anies.
Bagi Anies, sikap Didit mencerminkan hasil didikan yang baik. Ia berharap nilai-nilai tersebut menjadi teladan bagi generasi muda, terutama mereka yang tumbuh dengan berbagai fasilitas.
“Kerendahan hati menunjukkan didikan yang baik. Semoga sikap ini menjadi teladan bagi anak-anak yang tumbuh dengan banyak fasilitas, tetapi tetap rendah hati, menghormati orang tua, serta menjaga adab dan tata krama,” pungkasnya.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









