JAKARTA – Gelar juara Indonesia Open 2026 ternyata belum membuat An Se Young merasa puas. Pebulu tangkis tunggal putri nomor satu dunia itu justru langsung mengarahkan pandangannya ke target yang lebih besar. Setelah kembali menguasai podium tertinggi di Istora Senayan, An Se Young ingin membangun dominasi yang lebih kuat di level internasional.
Pemain asal Korea Selatan tersebut menilai setiap kemenangan hanya menjadi bagian dari proses panjang dalam kariernya. Karena itu, ia tidak ingin berhenti hanya dengan mengumpulkan trofi. Sebaliknya, An Se Young bertekad menjaga konsistensi dan memperpanjang tren kemenangan yang sudah ia bangun sepanjang musim 2026.
Ambisi itu muncul setelah ia menuntaskan perjuangan di Indonesia Open dengan hasil sempurna. Di hadapan ribuan penonton yang memadati Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/6/2026), An Se Young mengalahkan Akane Yamaguchi dalam dua gim langsung dengan skor 23-21 dan 21-12.
Tampil Dominan di Final Indonesia Open 2026
Pertandingan final berlangsung sengit pada gim pertama. Akane Yamaguchi beberapa kali memberikan tekanan dan memaksa An Se Young bermain dalam reli panjang. Namun, pebulu tangkis berusia 24 tahun itu mampu menjaga fokus hingga merebut kemenangan 23-21.
Memasuki gim kedua, An Se Young meningkatkan tempo permainan. Ia tampil lebih agresif dan berhasil mengontrol jalannya pertandingan. Akane kesulitan keluar dari tekanan hingga akhirnya menyerah dengan skor 12-21.
Usai pertandingan, An Se Young mengaku puas dengan performanya sepanjang laga.
“Menurut saya, permainan hari ini sangat-sangat oke. Kondisi juga sangat baik, lalu play-nya itu berjalan sesuai tempo yang diinginkan oleh saya,” kata An Se Young.
Belum Puas, Ingin Menjadi Atlet yang Sulit Dikalahkan
Keberhasilan di Indonesia Open menambah daftar prestasi An Se Young pada musim ini. Dalam enam bulan pertama tahun 2026, ia telah mengoleksi lima gelar juara dan satu kali finis sebagai runner-up di All England.
Meski berada di puncak ranking dunia dan terus meraih gelar, An Se Young tidak ingin cepat berpuas diri. Ia justru memasang target yang lebih ambisius.
“Saya lebih ingin menjadi atlet yang tidak pernah dikalahkan. Saya hanya ingin (meraih) kemenangan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan mentalitas kompetitif yang terus mendorongnya berkembang. Bagi An Se Young, mempertahankan level permainan menjadi tantangan yang sama pentingnya dengan memenangkan turnamen.
Persaingan Tunggal Putri Makin Ketat
Di sisi lain, An Se Young menyadari jalan menuju target tersebut tidak akan mudah. Ia melihat kualitas pemain tunggal putri dunia terus meningkat dari waktu ke waktu.
Menurutnya, hampir semua pemain elite kini memiliki kemampuan yang mampu menyulitkan siapa pun di lapangan. Karena itu, setiap pertandingan menuntut persiapan yang maksimal.
“Seluruh pemain bulutangkis zaman sekarang itu sangat-sangat jago. Dan untuk bisa memenangkan game ini juga tidak mudah. Karena setiap pemain akan selalu level up di setiap saat,” ujarnya.
An Se Young juga memberikan perhatian khusus kepada para pebulu tangkis Indonesia. Ia menilai para pemain tuan rumah memiliki semangat bertanding yang tinggi dan selalu menghadirkan tantangan tersendiri.
“Termasuk pemain Indonesia yang memiliki energi kuat sehingga tak mudah untuk bisa mengalahkan mereka. Jadi saya tetap harus banyak belajar, dilatih, dan harus banyak berlatih untuk bisa melawan mereka,” tutur An Se Young.
Jalan Menuju Gelar Juara
Sepanjang turnamen, An Se Young menunjukkan performa yang konsisten. Ia berhasil menyingkirkan sejumlah lawan kuat sebelum memastikan gelar juara di partai final.
Pada babak pertama, ia mengalahkan Neslihan Arin dengan skor 21-18 dan 21-16. Selanjutnya, ia menundukkan Pusarla V. Sindhu 21-17 dan 21-15 pada babak kedua.
Di perempat final, Pornpawee Chochuwong gagal menghentikan langkahnya setelah kalah 19-21 dan 11-21. Sementara itu, laga paling berat terjadi pada semifinal saat menghadapi Chen Yu Fei. Dalam pertandingan tiga gim yang menegangkan, An Se Young menang 21-17, 19-21, dan 23-21.
Kemenangan atas Akane Yamaguchi di final kemudian menyempurnakan perjalanan impresifnya menuju gelar Indonesia Open 2026.
FAQ
Apa target terbaru An Se Young setelah juara Indonesia Open 2026?
An Se Young ingin menjadi atlet yang sangat sulit dikalahkan dan terus mempertahankan kemenangan di berbagai turnamen internasional.
Siapa lawan An Se Young di final Indonesia Open 2026?
Ia menghadapi Akane Yamaguchi dari Jepang dan menang dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-12.
Berapa gelar yang sudah diraih An Se Young pada 2026?
Hingga pertengahan musim 2026, An Se Young telah mengoleksi lima gelar juara dan satu kali menjadi runner-up.
Apa tantangan terbesar bagi An Se Young?
Ia menilai persaingan tunggal putri dunia semakin ketat karena kualitas para pemain terus berkembang dan meningkat.(Tim)









