JAKARTA – Penyerang Alisha Lehmann kembali mendapat sorotan tajam setelah ia tampil kurang maksimal saat Leicester City WFC kalah di Liga Super Wanita Inggris (WSL).
Leicester kalah 0-1 dari Brighton & Hove Albion Women. Hasil itu menjadi kekalahan ketujuh secara beruntun. Posisi Leicester semakin terpuruk di dasar klasemen.
Lehmann yang baru bergabung pada bursa transfer musim dingin belum menunjukkan dampak berarti. Ia tidak melepaskan satu pun tembakan ke gawang, hanya mencatat 22 sentuhan, dan kehilangan bola 12 kali. Ia juga hanya menyelesaikan tujuh dari 10 operan.
Kondisi tersebut memicu kritik. Komentator Trent Hutson menyebut Lehmann tampil “kaku dan tak berdaya”, terutama saat ia mendapat ruang untuk menguasai bola.
Sejak pindah dari Como, Lehmann baru mencetak satu gol. Catatan itu belum membantu Leicester keluar dari tekanan.
Meski begitu, pelatih Leicester Rick Passmoor tidak menyalahkan pemain secara individu. Ia menegaskan tim tetap solid dan akan memperbaiki performa.
“Ini pertandingan sulit. Kami harus mengevaluasi dan bangkit. Tim ini masih solid,” kata Passmoor.
Leicester kini tertinggal empat poin dari zona aman dengan empat laga tersisa. Mereka akan menghadapi London City Lionesses pada 26 April untuk mencoba keluar dari ancaman degradasi.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









