Perusahaan Antre IPO di BEI, Didominasi Emiten Jumbo dan Sektor Konsumer

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 12 perusahaan antre melantai di pasar modal hingga akhir Maret 2026. Mayoritas calon emiten tersebut berasal dari perusahaan berskala besar dengan aset di atas Rp250 miliar.

Hingga saat ini, belum ada perusahaan yang mencatatkan saham di BEI sepanjang kuartal I 2026. Kondisi ini menunjukkan sikap hati-hati pelaku usaha di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik.

Direktur BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, pipeline IPO saat ini didominasi perusahaan besar. Dari klasifikasi aset, hanya satu perusahaan masuk kategori menengah, sementara 11 lainnya termasuk skala besar. Tidak ada calon emiten dari kelompok aset kecil.

Baca Juga :  Panel Surya Indonesia Masuk Radar Perdagangan AS

Dari sisi sektor, consumer non-cyclicals menjadi yang paling dominan dengan tiga perusahaan. Sektor healthcare, infrastructure, dan technology masing-masing memiliki dua perusahaan. Sementara itu, sektor energy, financials, serta transportasi dan logistik masing-masing memiliki satu perusahaan.

Sejumlah sektor lain seperti basic materials, consumer cyclicals, industrials, hingga properti dan real estate belum memiliki calon emiten dalam pipeline saat ini.

Salah satu calon emiten, PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA), menargetkan penghimpunan dana hingga Rp306 miliar melalui penawaran umum perdana saham (IPO).

Dalam prospektusnya, WBSA menawarkan maksimal 1,8 miliar saham atau setara 20,75 persen dari modal setelah IPO. Perusahaan mematok harga saham di kisaran Rp150 hingga Rp170 per saham.

Baca Juga :  Ritel Modern Diminta Tahan Ekspansi ke Desa

Perusahaan akan menggunakan dana IPO untuk ekspansi usaha. Sekitar Rp215 miliar akan digunakan untuk mengakuisisi 99,99 persen saham PT Bermuda Inovasi Logistik.

WBSA memulai masa penawaran awal pada 25–27 Maret 2026. Perusahaan membuka penawaran umum pada 1–8 April 2026 dan menargetkan pencatatan saham di BEI pada 10 April 2026.

BEI berharap aktivitas IPO meningkat seiring membaiknya sentimen pasar dan meningkatnya kepastian ekonomi ke depan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif
Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas
Promo Shopee 19 Juni 2026 Meledak Hari Ini, Adidas Gelar Diskon Terakhir dan Flash Sale Malam Siap Diserbu
Promo Shopee VIP Day Hari Ini 15 Juni 2026, Diskon hingga Rp1,5 Juta dan Gratis Ongkir Jadi Buruan
Harga Emas Antam Tak Bergerak di Rp2,711 Juta per Gram, Momentum Beli atau Tunggu?
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00 WIB

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00 WIB

Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen

Senin, 22 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas

Berita Terbaru