Pemkot Sungai Penuh Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menghadiri evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Aur Duri, Jumat (27/03/2026). Pemerintah mendorong percepatan program ini untuk memperkuat ekonomi masyarakat.

Pemerintah menargetkan pembangunan 35.000 koperasi secara nasional hingga Juli mendatang. Sebanyak 3.252 koperasi siap meluncur pada pertengahan April.

Sekitar 29.000 koperasi masih dalam tahap pembangunan. Pemerintah menargetkan jumlah koperasi mencapai 32.000 unit pada akhir April.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Gelar Paripurna, Fraksi Soroti LKPJ Wali Kota

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan program tersebut. Ia menilai sinergi semua pihak menjadi kunci untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh mendukung penuh percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Semua pihak perlu bersinergi agar target dapat tercapai tepat waktu,” ujar Azhar.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Minta Pemkot Kaji Ulang Formasi CPNS, Fokus Tenaga Kesehatan

Ia juga menegaskan peran strategis koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi di desa.

“Kami berharap kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi di desa serta meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Azhar.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Delapan Kursi Kepala OPD Sungai Penuh Masih Kosong, Ini Penyebab Lelang Jabatan Belum Dimulai
BAZNAS Kota Sungai Penuh Punya Nahkoda Baru, Siapa Saja yang Terpilih?
Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?
Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:04 WIB

Delapan Kursi Kepala OPD Sungai Penuh Masih Kosong, Ini Penyebab Lelang Jabatan Belum Dimulai

Senin, 6 Juli 2026 - 21:07 WIB

BAZNAS Kota Sungai Penuh Punya Nahkoda Baru, Siapa Saja yang Terpilih?

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:37 WIB

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Berita Terbaru