JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong pengembangan hunian terintegrasi berbasis Transit Oriented Development (TOD). Program ini mempercepat Program 3 Juta Rumah yang menjadi visi Presiden Prabowo Subianto.
AHY menyampaikan dukungan tersebut saat pencanangan pembangunan hunian di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/3/2026).
Selain itu, AHY menilai konsep hunian TOD membantu pemerintah mengurangi housing backlog. Konsep ini juga memberi akses hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Di sisi lain, AHY menegaskan sektor perumahan memberi dampak besar bagi perekonomian. Pembangunan rumah menggerakkan berbagai sektor industri yang berkaitan dengan konstruksi.
Sementara itu, pengembang membangun Rusun MBR Manggarai secara bertahap. Pengembang memulai pembangunan Blok G pada Agustus 2026. Selanjutnya, pengembang memulai pembangunan Blok F pada Oktober 2026.
Proyek konstruksi berlangsung sekitar 10–15 bulan. Pengelola menargetkan serah terima unit Blok G pada Mei–Agustus 2027. Kemudian, pengelola menargetkan serah terima unit Blok F pada Desember 2027 hingga Februari 2028.
Dalam kegiatan ini, AHY hadir bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, COO Danantara Dony Oskaria, Wakil Kepala BPBUMN Tedi Bharata, serta Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin.
Selain itu, AHY juga datang bersama Deputi Ronny Ariuly Hutahayan serta para staf khusus Kemenko Infrastruktur.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









