Indonesia Produsen Terbesar Obat Alami Penangkal Asam Urat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Setiap tahunnya, Indonesia memproduksi lebih dari 3,2 juta ton nanas. Jumlah ini menempatkan Indonesia sebagai produsen nanas terbesar di dunia, mengalahkan negara-negara tropis lain di Asia, Amerika Latin, hingga Afrika.

Dominasi ini menunjukkan kekuatan sektor hortikultura nasional. Di sisi lain, masyarakat mendapat peluang untuk meningkatkan konsumsi buah bergizi di dalam negeri.

Nanas: Buah Segar yang Kaya Manfaat

Prof. Ahmad Sulaeman, Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, menjelaskan bahwa nanas (Ananas comosus) bukan sekadar buah penyegar. Kandungan serat yang tinggi membantu pencernaan berjalan lancar.

Selain itu, nanas menyediakan vitamin C yang menurunkan kadar asam urat. Enzim bromelain bersifat antiinflamasi, meredakan nyeri sendi, dan mempercepat pemulihan setelah cedera. Tidak hanya itu, kandungan air yang tinggi menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui urin.

Baca Juga :  Investor Asing Cabut, OJK Buka Suara

“Vitamin C yang melimpah berperan sebagai antioksidan sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh,” jelas Prof. Ahmad.

Mineral Penting untuk Tubuh

Nanas mengandung mineral penting seperti kalium, magnesium, dan fosfor. Mineral-mineral ini menjaga keseimbangan cairan, mendukung fungsi otot, dan memperkuat tulang. Bromelain membantu meredakan peradangan, khususnya bagi penderita gangguan sendi dan asam urat.

Selain itu, kombinasi serat, antioksidan, dan senyawa bioaktif membantu tubuh mengendalikan kadar gula darah. Meskipun kandungan fitokimia seperti alkaloid dan senyawa fenolik tergolong kecil, senyawa tersebut tetap meningkatkan efek antioksidan.Potensi Lokal dan Ekspor

Baca Juga :  IIMS 2026: Pameran Mobil, Konser, dan VIP Experience

Melimpahnya produksi nanas di Indonesia memberikan peluang ekspor dan sekaligus mendorong masyarakat mengonsumsi buah lokal. Masyarakat bisa langsung memakan nanas atau mengolahnya menjadi jus, salad, bahan masakan, bahkan selai.

“Di tengah tren hidup sehat dan meningkatnya kesadaran akan pangan bergizi, nanas berpotensi menjadi salah satu buah unggulan nasional. Buah ini tidak hanya melimpah, tetapi juga kaya manfaat bagi kesehatan,” tutup Prof. Ahmad.

Berita Terkait

Samudera Indonesia Raup Laba Rp 885 Miliar, Kinerja Tumbuh di Tengah Tantangan Global
Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Rp 2,9 Juta per Gram
Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi Mulai Hari Ini 1 April 2026
Honda dan Sony Akhiri Kerja Sama, Proyek Mobil Listrik Afeela Kandas
PEDRO Official Store Ramai Diburu, Ini Cara Dapat Produk Asli
Perusahaan Antre IPO di BEI, Didominasi Emiten Jumbo dan Sektor Konsumer
Jetour T2 Diserbu Aksesori, SUV Gagah Ini Makin Dilirik Pecinta Off-Road
Maybank Indonesia Usul Tebar Dividen Rp580 Miliar di RUPST April 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 22:00 WIB

Samudera Indonesia Raup Laba Rp 885 Miliar, Kinerja Tumbuh di Tengah Tantangan Global

Rabu, 1 April 2026 - 16:30 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Rp 2,9 Juta per Gram

Rabu, 1 April 2026 - 15:30 WIB

Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi Mulai Hari Ini 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

Honda dan Sony Akhiri Kerja Sama, Proyek Mobil Listrik Afeela Kandas

Senin, 30 Maret 2026 - 23:00 WIB

PEDRO Official Store Ramai Diburu, Ini Cara Dapat Produk Asli

Berita Terbaru

Oplus_0

Olahraga

Jung Ho-young Jadi Rebutan Klub V-League Korea Selatan

Jumat, 3 Apr 2026 - 05:00 WIB