MERANGIN – Bupati Merangin, M. Syukur, memanfaatkan momen Safari Ramadan untuk menegaskan komitmennya membangun daerah. Sebagai langkah awal, ia menekankan bahwa pemerintahannya memprioritaskan pembangunan infrastruktur.
“Kami melakukan efisiensi anggaran sekaligus menentukan skala prioritas. Dengan demikian, pembangunan jalan pada masa kepemimpinan saya meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya,” ujar M. Syukur, Jumat (27/2/2026). Selain itu, langkah ini membuktikan fokus pemerintahannya pada kemajuan daerah.
Safari Ramadan di Tabir Selatan
Bupati menggelar Safari Ramadan di Masjid Arafah, Desa Sungai Sahut, Kecamatan Tabir Selatan, pada Kamis (26/2) malam. Selain dihadiri oleh warga, kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimda dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Merangin. Dengan kehadiran berbagai unsur, acara berlangsung lebih meriah dan menyeluruh.
Infrastruktur Tetap Jadi Fokus
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa ia selalu memfokuskan pembangunan pada infrastruktur sejak awal masa jabatannya. Meski anggaran terbatas akibat efisiensi, ia memastikan setiap wilayah mendapatkan perhatian.
“Saya pastikan setiap tahun, Tabir Selatan mendapat pengaspalan. Tahun ini, proyek betonisasi menyambung dari Sinar Gading ke luar. Meskipun belum tuntas sepenuhnya, progresnya sudah jelas terlihat,” jelas Syukur. Selain itu, proyek ini menjadi contoh nyata konsistensi pemerintah dalam membangun daerah.
Ia menambahkan, lebih jauh, infrastruktur yang baik mendorong pertumbuhan ekonomi, mempermudah mobilitas warga, dan membuka akses antarwilayah. Sebagai contoh, tahun 2025 pembangunan jalan mencapai hampir 18 km, naik tajam dibandingkan tahun 2024 yang hanya 8 km. Dengan kondisi ini, akses masyarakat menjadi lebih lancar dan cepat.
Pemerataan dan Keberlanjutan
Selain membangun fisik, M. Syukur menekankan pemerataan dan keberlanjutan. Oleh karena itu, ia meningkatkan akses di wilayah yang membutuhkan agar seluruh masyarakat Merangin merasakan manfaat pembangunan secara adil. Dengan strategi ini, pembangunan tidak hanya bersifat temporer, tetapi berkelanjutan.
Klarifikasi Stabilitas Bank 9 Jambi
Bupati memberikan klarifikasi terkait kondisi Bank 9 Jambi untuk meredam kekhawatiran warga. Ia menegaskan, OJK dan pemegang saham memastikan stabilitas bank tetap terjaga.
“Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir. Saya sudah rapat dengan OJK dan pemegang saham. Dengan kata lain, tidak ada uang nasabah yang hilang. Bank Jambi adalah aset daerah, jadi jangan terburu-buru menarik uang,” jelasnya. Selain itu, Bupati menekankan perlunya masyarakat tetap tenang selama perbaikan sistem berlangsung.
Terkait gangguan layanan ATM dan e-banking, Bupati menjelaskan OJK merekomendasikan audit forensik. Namun demikian, ia memastikan seluruh ASN menerima gaji tepat waktu melalui mekanisme manual selama sistem diperbaiki. Dengan demikian, kegiatan pemerintahan tetap berjalan lancar tanpa hambatan.
Silaturahmi dan Penyerahan Bantuan
Selain menyampaikan program pembangunan, Safari Ramadan menjadi ajang silaturahmi dan penyerahan bantuan. Secara simbolis, Bupati menyerahkan Rp 5 juta dari CSR Bank 9 Jambi dan Rp 1,5 juta dari Baznas Merangin untuk mendukung kemaslahatan umat di Desa Sungai Sahut. Dengan langkah ini, masyarakat merasa diperhatikan dan semangat kebersamaan meningkat.
Bupati berharap bantuan tersebut bermanfaat bagi masjid dan masyarakat sekitar. Di sisi lain, ia meminta maaf karena jadwal Safari Ramadan sempat tertunda beberapa kali demi menyesuaikan agenda dengan Pemerintah Provinsi Jambi. Dengan koordinasi lebih baik, ia berjanji jadwal kegiatan berikutnya akan lebih lancar.
Pesan Akhir Bupati
“Di Ramadan ini, mari jadikan setiap langkah kita momentum memperkuat kebersamaan. Dengan dukungan masyarakat, saya yakin pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas akan terwujud secara bertahap dan terukur,” tutup M. Syukur.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









