Telkomsel Usul Prioritas Frekuensi bagi Operator Terbesar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mengusulkan agar operator seluler dengan jumlah pelanggan terbanyak memperoleh tambahan frekuensi. Usulan ini muncul sebagai respons terhadap rencana Kementerian Komunikasi dan Digital yang akan menggelar lelang frekuensi 2,6 GHz dan 700 MHz pada tahun ini.

Telkomsel Siap Ikuti Lelang Frekuensi

Vice President Global Network Operation Telkomsel, Juanita Erawati, memastikan Telkomsel akan mengikuti lelang frekuensi tersebut. Namun demikian, ia menilai mekanisme lelang tidak seharusnya hanya mengutamakan penawaran harga tertinggi.

“Kami melihat dari sisi pelanggan. Artinya, operator dengan pelanggan lebih banyak seharusnya memperoleh spektrum lebih besar. Logikanya begitu,” kata Juanita di Kantor Telkomsel, Rabu (25/2/2026).

Operator Besar Butuh Spektrum Lebih Besar

Selain itu, Juanita menjelaskan operator dengan jumlah pelanggan terbesar membutuhkan kapasitas jaringan yang lebih besar. Tanpa tambahan spektrum, operator akan kesulitan melayani kebutuhan pengguna.

Baca Juga :  Pendapatan Fixed Internet Indosat Turun, MIDI Tumbuh 17,53 Persen

Oleh sebab itu, operator harus menyesuaikan kapasitas jaringan dengan jumlah pelanggan. Langkah ini menjaga kualitas layanan tetap stabil.

Pengembangan 5G Bisa Ganggu Layanan 4G

Di sisi lain, Juanita menilai pengembangan jaringan 5G berpotensi mengganggu layanan 4G LTE. Gangguan bisa muncul ketika operator memindahkan sebagian spektrum 4G untuk kebutuhan 5G.

Meski demikian, Juanita mengakui jumlah pengguna 5G mulai meningkat. Namun pertumbuhan tersebut belum terlalu signifikan.

Telkomsel Dorong Pelanggan Beralih ke 5G

Sementara itu, Telkomsel terus mendorong pelanggan beralih ke layanan 5G. Juanita menilai peningkatan jumlah BTS 5G dapat menekan biaya layanan.

“Kalau populasi BTS 5G semakin banyak, harga akan turun. 5G juga lebih stabil dan lebih baik. Selain itu, spektrumnya lebih besar sehingga pelanggan bisa menikmati layanan yang lebih nyaman,” ujarnya.

Baca Juga :  Permintaan Sawit China Melemah, Harga Global Tertekan

Tantangan Masih pada Ketersediaan Perangkat

Namun demikian, Juanita menilai ketersediaan perangkat masih menjadi tantangan utama dalam pengembangan 5G.

“Pada dasarnya kami sangat antusias mengembangkan 5G. Namun pada akhirnya, kami juga harus melihat apakah populasi perangkatnya sudah cukup,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pengguna yang beralih dari 4G ke 5G biasanya menggunakan data lebih besar. Pengguna tersebut juga menghasilkan payload data yang lebih tinggi.

Keterbatasan Spektrum Picu Investasi Lebih Besar

Saat ini, kapasitas spektrum masih terbatas. Karena itu, Telkomsel terus mendorong pemerintah menambah alokasi spektrum.

Tanpa tambahan spektrum, operator harus menambah perangkat jaringan untuk menjaga kualitas layanan. Langkah ini tentu meningkatkan nilai investasi yang harus operator keluarkan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026
Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Berita Terbaru