50 Kota Selaraskan Program Provinsi Pembagunan 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAR – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota untuk menyelaraskan arah pembangunan tahun 2026. Pertemuan berlangsung di rumah dinas Bupati Lima Puluh Kota, Selasa (24/2/2026).

Gubernur Mahyeldi Ansharullah menjelaskan bahwa rapat koordinasi itu bertujuan menyatukan langkah pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Oleh karena itu, ia menilai sinergi program sangat penting untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Melalui pertemuan ini kita berdiskusi sekaligus menyinkronkan rencana dan pelaksanaan pembangunan antara pemerintah provinsi dan Kabupaten Lima Puluh Kota,” ujar Mahyeldi.

Bahas Persoalan Strategis Daerah

Selanjutnya, peserta rapat membahas sejumlah persoalan strategis daerah. Pertama, mereka menyoroti konektivitas serta kemacetan di kawasan Kelok 9 yang kerap muncul saat puncak arus mudik Lebaran.

Selain itu, peserta rapat juga membahas penurunan harga komoditas pertanian unggulan daerah. Salah satunya ialah gambir yang menjadi andalan masyarakat setempat.

Di sisi lain, peserta rapat turut menyoroti sektor pariwisata. Pemerintah daerah mendorong pengembangan kawasan wisata di Lembah Harau. Selanjutnya, peserta rapat juga membicarakan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana menjelang arus mudik.

Baca Juga :  PERADI Kucurkan Rp1,6 Miliar untuk Pemulihan Fasilitas Umum di Sumbar

Dorong Hilirisasi Komoditas Gambir

Mahyeldi menegaskan bahwa percepatan pembangunan tahun 2026 membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Selain itu, ia mendorong pengembangan hilirisasi agroindustri.

Ia menempatkan komoditas gambir sebagai fokus utama pengembangan. Menurutnya, pengolahan gambir menjadi produk turunan dapat meningkatkan nilai tambah bagi petani.

“Kita ingin gambir tidak hanya dijual dalam bentuk mentah. Sebaliknya, kita mendorong pengolahannya menjadi produk turunan seperti katekin yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” jelasnya.

Selain itu, Mahyeldi juga menekankan pentingnya kekompakan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah. Ia menilai sekretaris daerah harus mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah agar bergerak dalam satu arah pembangunan.

Bupati Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Sementara itu, Bupati Safni menyampaikan apresiasi kepada gubernur beserta jajaran pemerintah provinsi yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut. Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah telah merencanakan pertemuan itu sejak lama.

Baca Juga :  ASN Pemkot Padang Tancap Gas Usai Libur Lebaran

“Pertemuan ini sebenarnya sudah kami rencanakan hampir satu tahun. Alhamdulillah, Pak Gubernur dapat hadir dan berdiskusi langsung dengan kami,” kata Safni.

Selanjutnya, Safni mengaku masih membutuhkan arahan dari pemerintah provinsi karena ia baru memimpin daerah tersebut. Ia juga melihat banyak potensi daerah yang bisa berkembang jika pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga pemerintahan nagari memperkuat komunikasi dan kerja sama.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada sinergi dari tingkat nagari hingga tingkat provinsi.

Akurasi Data Jadi Perhatian

Selain itu, Safni juga menyoroti pentingnya kesamaan data sebagai dasar penyusunan kebijakan, terutama pada sektor pertanian.

Ia menilai perbedaan data antara pemerintah nagari dan penyuluh sering menimbulkan ketidaksesuaian dalam penyusunan program. Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya komunikasi yang kuat untuk menyatukan data.

“Kalau komunikasi berjalan lancar dari nagari hingga kabupaten, kita bisa menghindari perbedaan data dan ketimpangan dalam penyusunan kebijakan,” pungkasnya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern
Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02%, Mahyeldi Soroti Pengangguran dan Inflasi
Delapan Ketua TP-PKK Kecamatan di Padang Dilantik, Dian Fadly Amran Minta Gerak Cepat
Tabungan Masyarakat Jadi Motor Penggerak Ekonomi Sumbar
DPRD Sumbar Setujui Tambahan Modal Jamkrida, Mahyeldi Dorong UMKM Lebih Mudah Akses Kredit
Wali Kota Alfin Gandeng DPD RI dan OJK, Dorong UMKM Sungai Penuh Naik Kelas
Wawako Azhar dan Danrem Tinjau Koperasi Merah Putih di Sungai Penuh, Target Dikebut
Inflasi Kerinci Masih Tinggi, HIMSAK Soroti Lemahnya Tata Kelola Pangan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:04 WIB

CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:12 WIB

Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02%, Mahyeldi Soroti Pengangguran dan Inflasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:47 WIB

Delapan Ketua TP-PKK Kecamatan di Padang Dilantik, Dian Fadly Amran Minta Gerak Cepat

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:44 WIB

Tabungan Masyarakat Jadi Motor Penggerak Ekonomi Sumbar

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:00 WIB

DPRD Sumbar Setujui Tambahan Modal Jamkrida, Mahyeldi Dorong UMKM Lebih Mudah Akses Kredit

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

Kenaikan Harga Chipset Baru Ancam Lonjakan Harga HP Android

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:00 WIB