Golkar Soal Ambang Batas Parlemen: Tak Perlu 7 Persen 

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menilai wacana kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold tidak perlu mencapai 7 persen. Sebaliknya, ia menilai angka sekitar 5 persen sudah cukup ideal untuk menjaga keseimbangan komposisi di parlemen.

Selain itu, Sarmuji menjelaskan bahwa Golkar mengusulkan konsep ambang batas yang moderat dan mengombinasikannya dengan factional threshold. Dengan cara itu, partai politik tetap memiliki peluang untuk masuk parlemen, sementara fraksi-fraksi di parlemen tetap terkonsolidasi dalam jumlah yang lebih kuat.

Baca Juga :  Demokrat Respons Usulan Ambang Batas Parlemen 7 Persen 

Lebih lanjut, Sarmuji menilai kenaikan ambang batas yang tidak terlalu jauh dari aturan sebelumnya akan terasa lebih realistis. Saat ini, aturan menetapkan ambang batas parlemen di angka 4 persen.

“Kalau ambang batasnya sedikit naik dan dikombinasikan dengan factional threshold, hasilnya bisa lebih ideal. Oleh karena itu, kita tidak perlu menaikkan sampai 7 persen,” ujar Sarmuji, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga :  Dony Ahmad Munir Resmi Gabung Gerindra

Di sisi lain, ia juga menyebut angka 5 persen sebagai batas yang masih masuk akal bagi partai politik. Menurutnya, perubahan yang terlalu drastis justru bisa mengejutkan banyak partai.

“Sekitar 5 persen masih wajar. Dengan begitu, partai-partai tidak terlalu kaget menghadapi perubahan aturan,” katanya.

Sarmuji menegaskan bahwa pemerintah dan pembuat kebijakan perlu mempertimbangkan stabilitas politik sekaligus menjaga ruang kompetisi yang sehat bagi partai politik dalam sistem demokrasi Indonesia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Muscab PKB Kerinci, 5 Nama Calon Ketua Diajukan ke DPP
PPP Jambi Panaskan Mesin Politik, Muscab Serentak Jadi Modal Pemilu 2029
Generasi Muda Menjauh, Demokrasi Jambi Tergelincir ke Peringkat 26 Nasional
PAW Pimpinan DPRD Tertahan, Sengketa Golkar Jadi Penghalang ke Kemendagri
Demokrat Respons Usulan Ambang Batas Parlemen 7 Persen 
Dony Ahmad Munir Resmi Gabung Gerindra
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 79,9%
“Gerindra 18 Tahun: Kompak, Bergerak, Berdampak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 14:20 WIB

Muscab PKB Kerinci, 5 Nama Calon Ketua Diajukan ke DPP

Rabu, 1 April 2026 - 21:00 WIB

PPP Jambi Panaskan Mesin Politik, Muscab Serentak Jadi Modal Pemilu 2029

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:00 WIB

Generasi Muda Menjauh, Demokrasi Jambi Tergelincir ke Peringkat 26 Nasional

Senin, 23 Maret 2026 - 09:00 WIB

PAW Pimpinan DPRD Tertahan, Sengketa Golkar Jadi Penghalang ke Kemendagri

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:00 WIB

Demokrat Respons Usulan Ambang Batas Parlemen 7 Persen 

Berita Terbaru

Oplus_0

Politik

Muscab PKB Kerinci, 5 Nama Calon Ketua Diajukan ke DPP

Kamis, 2 Apr 2026 - 14:20 WIB