Gabon Batasi Akses Media Sosial Saat Krisis Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah Gabon memutus akses sejumlah platform media sosial. Keputusan itu muncul saat negara tersebut menghadapi tekanan ekonomi yang berat. Krisis likuiditas terus menekan keuangan negara. Selain itu, sekitar 2,5 juta penduduk bergantung pada impor pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di tengah situasi tersebut, warga ramai membahas lonjakan harga kebutuhan pokok di media sosial. Mereka juga menyoroti tingkat pengangguran yang mencapai 20 persen. Pemerintah kemudian membatasi akses platform digital setelah menilai diskusi itu memicu ketegangan publik.

Regulator Soroti Stabilitas Nasional

Otoritas komunikasi Gabon menyampaikan alasan resmi kebijakan tersebut. Pemerintah khawatir terhadap penyebaran konten yang dapat memicu perpecahan sosial. Regulator menilai sejumlah unggahan mengandung unsur kebencian, fitnah, dan provokasi.

Karena itu, pemerintah membatasi akses aplikasi milik Meta seperti Facebook dan Instagram. Pemerintah juga menghentikan akses ke YouTube dan TikTok. Kelompok pemantau internet NetBlocks mencatat gangguan layanan mulai terjadi pada Rabu, 18 Februari 2026 waktu setempat. Kantor berita Reuters kemudian mengutip laporan tersebut pada Kamis, 19 Februari 2026.

Baca Juga :  Ancaman AI Mythos Guncang Bank Dunia, Eropa Perketat Keamanan Siber

Meski demikian, seorang saksi di ibu kota menyebut warga masih dapat mengakses Facebook, Instagram, dan X hingga Rabu sore. Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan kapan pembatasan itu akan berakhir.

Dampak ke Aktivitas Ekonomi

Kebijakan ini memicu kritik dari kalangan masyarakat sipil. Aktivis Nicaise Moulombo menilai langkah tersebut memperburuk kondisi ekonomi yang sudah rapuh. Ia menegaskan bahwa banyak pelaku usaha kecil mengandalkan media sosial untuk menjalankan bisnis.

Menurutnya, jejaring sosial bukan sekadar sarana hiburan. Warga memanfaatkan platform digital untuk bekerja, berdagang, berinovasi, dan menyampaikan aspirasi. Karena itu, ia menilai pembatasan akses melumpuhkan sebagian aktivitas ekonomi dan sosial.

Baca Juga :  5 Negara Paling Berutang ke IMF, Bagaimana dengan Indonesia?

Tantangan Fiskal dan Politik

Selain tekanan sosial, Gabon juga menghadapi tantangan fiskal. Bank Dunia menilai ekonomi negara itu belum sepenuhnya pulih meski pemerintah menjalankan transisi politik dan reformasi. Lembaga tersebut memperkirakan posisi fiskal Gabon tetap rapuh dalam waktu dekat.

Saat ini, Presiden Brice Oligui Nguema memimpin pemerintahan setelah memenangkan pemilihan pada April tahun lalu. Ia memimpin kudeta pada Agustus 2023 dan mengakhiri kekuasaan Presiden Ali Bongo beserta keluarganya yang berkuasa selama puluhan tahun.

Pemerintah kini menghadapi tantangan besar. Mereka harus menjaga stabilitas ekonomi sekaligus merespons dinamika kebebasan berekspresi di ruang digital.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat
Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta
Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles
Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028
Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar
Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi
Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026
Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00 WIB

Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:47 WIB

Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar

Berita Terbaru

Oplus_0

Nasional

Sinyal CPNS 2026 Menguat, BKN Ungkap PNS Susut 410 Ribu

Jumat, 17 Jul 2026 - 19:54 WIB