JAKARTA – Model kecerdasan buatan (AI) terbaru dari Anthropic bernama Mythos memicu kekhawatiran baru di sektor perbankan global. Bank-bank di Amerika Serikat dan Eropa kini mulai memperkuat sistem keamanan siber mereka setelah muncul peringatan soal kemampuan AI tersebut dalam mengeksploitasi celah keamanan.
Mythos menarik perhatian sejak peluncurannya karena dinilai mampu menemukan dan memanfaatkan kerentanan sistem dengan sangat cepat. Sejumlah pakar keamanan siber menilai kemampuan itu berpotensi meningkatkan risiko serangan terhadap perusahaan keuangan di seluruh dunia.
Otoritas Eropa langsung bergerak cepat dengan menjalin komunikasi intensif bersama bank-bank besar di kawasan tersebut. Mereka meminta industri perbankan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman dari teknologi AI generatif yang semakin canggih.
CEO Deutsche Bank Christian Swing menegaskan pihaknya tidak panik menghadapi perkembangan ini. Namun ia mengakui bank tetap memasukkan risiko AI dalam strategi manajemen risiko harian.
“Kami tidak melihat ini sebagai situasi yang memicu kepanikan. Tetapi kami tetap memperhitungkannya dalam manajemen risiko sehari-hari,” ujar Swing kepada Reuters, Selasa (21/4/2026).
Ia juga menyebut asosiasi perbankan Jerman akan membahas dampak Mythos dalam pertemuan pekan depan. Menurutnya, pembatasan akses terhadap teknologi AI tertentu bisa menjadi langkah yang tepat untuk saat ini.
“Bank-bank sudah siap menghadapi tantangan ini. Kami perlu mengatur akses secara terbatas agar risiko tetap terkendali,” katanya.
Di sisi lain, pemerintah Inggris juga ikut menyoroti perkembangan tersebut. Dalam surat terbuka kepada Anthropic, otoritas Inggris menyebut Mythos menunjukkan kemampuan serangan siber yang melampaui model AI sebelumnya berdasarkan hasil pengujian lembaga keamanan AI.
Laporan Reuters juga menyebut sejumlah regulator Eropa masih menilai risiko tersebut. Hingga saat ini, mereka belum menganggap ancaman itu sebagai kondisi darurat, tetapi tetap meningkatkan pemantauan.
Bank Sentral Eropa (ECB) bersama regulator lain juga sudah menghubungi sejumlah bank untuk mengevaluasi kesiapan mereka menghadapi potensi ancaman siber berbasis AI.
Regulator menanyakan tingkat kesadaran bank terhadap risiko serta kemampuan respons jika terjadi serangan siber yang melibatkan teknologi kecerdasan buatan.
Penutup:
Dengan meningkatnya kemampuan AI generatif, sektor perbankan global kini menghadapi tantangan baru dalam menjaga keamanan data dan sistem keuangan mereka.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









